Produk Sambal Cumi Kemasan Standing Pouch Gunakan Teknologi Sterilisasi Komersil, Inovasi Usaha Hasil Riset Dosen Unkhair Ternate

- Penulis

Senin, 18 Agustus 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Inovasi terbaru dalam industri pangan di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, hadir dengan peluncuran produk Sambal Cumi Khairunqu dengan kemasan standing pouch yang menggunakan teknologi sterilisasi komersil. Produk unggulan ini merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh ibu Mila Farmawati, SPd., SE., MSA, bersama tim yang terdiri dari Bapak Prof. Dr. Hamidin Rasulu, STP., MP, dan Gunawan, SPt., MSi, yang merupakan bagian dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate. Produk Sambel Cumi Khairunqu ini diharapkan dapat mengangkat kuliner khas Maluku Utara ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Sambal Cumi Khairunqu, yang merupakan salah satu makanan khas daerah dengan cita rasa pedas dan menggugah selera, kini hadir dalam kemasan standing pouch yang praktis dan ramah lingkungan. Kemasan baru ini dirancang untuk memberikan kemudahan dalam penyimpanan dan distribusi, sekaligus menjaga kualitas produk agar tetap terjaga dengan baik hingga sampai ke tangan konsumen. Teknologi sterilisasi komersil yang digunakan dalam pengolahan sambal cumi ini menjamin ketahanan produk tanpa mengorbankan rasa dan kualitasnya.

Menurut ibu Mila Farmawati, SPd., SE., MSA, pemilihan kemasan standing pouch untuk produk Sambel Cumi merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing produk di pasar. “Kemasan standing pouch ini tidak hanya mempermudah konsumen dalam menyimpan dan mengonsumsi sambal, tetapi juga meningkatkan daya tarik produk. Dengan teknologi sterilisasi komersil yang kami terapkan, sambel ini dapat bertahan lebih lama, lebih higienis, dan tetap enak meski disimpan dalam waktu yang cukup lama,” ujar Mila.

Baca Juga :  Plh. Rektor UNM Resmikan Jalan Utama Kampus Parang Tambung, Perkuat Konektivitas Empat Fakultas

Prof. Dr. Hamidin Rasulu, STP., MP, yang juga terlibat dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa inovasi teknologi sterilisasi komersil ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal. “Proses sterilisasi komersil yang kami gunakan memastikan produk tetap terjaga kualitasnya meskipun sudah lama disimpan. Teknologi sterilisasi komersil yang diterapkan pada Sambal Cumi menggunakan proses pengolahan yang mampu membunuh mikroorganisme penyebab kerusakan tanpa merusak kualitas rasa dan tekstur sambel. Proses ini juga memperpanjang umur simpan produk tanpa perlu menggunakan bahan pengawet tambahan, yang tentunya lebih aman bagi konsumen. Dengan demikian, sambel ini dapat dinikmati kapan saja, tanpa khawatir akan kualitas dan keamanannya. Ini juga sangat menguntungkan bagi produsen, karena produk bisa didistribusikan ke berbagai daerah dengan jangkauan yang lebih luas,” katanya.

Gunawan, SPt., MSi, anggota tim lainnya, menambahkan bahwa dengan teknologi ini, produk Sambal Cumi bisa memasuki pasar yang lebih besar, bahkan ke pasar internasional. “Kemasan standing pouch dan teknologi sterilisasi komersil yang kami terapkan memberikan jaminan kualitas produk yang lebih baik. Hal ini sangat penting untuk menarik minat konsumen di luar Maluku Utara yang ingin mencicipi kelezatan sambal cumi khas daerah ini,” ujarnya.

Inovasi ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, terutama bagi para nelayan dan pengusaha mikro yang terlibat dalam rantai pasok bahan baku cumi-cumi. Dengan meningkatnya permintaan terhadap Sambal Cumi dalam kemasan yang lebih praktis, para pelaku usaha lokal dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar, serta menciptakan lapangan kerja baru di sektor pengolahan pangan.

Baca Juga :  Sukses Meraih Suara Terbanyak, Abdullah W. Jabid Menang Telak dalam Pemilihan Rektor Universitas Khairun

Unkhair Ternate sebagai institusi yang mendukung penelitian ini, berkomitmen untuk terus mengembangkan produk-produk unggulan lokal yang berbasis pada kearifan dan potensi sumber daya alam Maluku Utara. Produk Sambal Cumi dengan kemasan standing pouch ini diharapkan menjadi contoh bagi produk-produk lokal lainnya untuk mengikuti jejak inovasi dalam pengemasan dan pengolahan produk pangan.

Dengan adanya inovasi kemasan dan teknologi sterilisasi komersil ini, Sambal Cumi dari Kota Ternate kini memiliki peluang besar untuk bersaing dengan produk sejenis di pasar yang lebih luas. Produk ini tidak hanya memperkenalkan kuliner khas Maluku Utara, tetapi juga menunjukkan kemampuan Universitas Khairun dalam menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat langsung bagi masyarakat dan perekonomian lokal. Pada Tahun 2025 ini dengan dukungan LPPM Unkhair Ternate akan selalu memberi ruang bagi para dosen untuk melakukan inovasi penelitian dan inovasi bisnis untuk mendukung status BLU Unkhair Ternate.

Ke depan, diharapkan Sambal Cumi ini dapat menjadi produk unggulan dari Unkhair Ternate yang terkenal tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga di pasar nasional dan internasional. Dengan kualitas yang terjaga, kemasan yang praktis, dan cita rasa yang autentik, Sambal Cumi diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari produk pangan berkualitas dan siap saji. (Rus/Ans/Why)

Berita Terkait

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Baru Unkhair Ternate, Rektor Tekankan Amanah, Kinerja, dan Orientasi Hasil
Rektor Unkhair Ternate Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Dekan FEB Unkhair Ternate
Hari Dharma Samudera 2026 : Dankodaeral VI Tabur Bunga di Perairan Morowali Gunakan Kapal Perang KRI Marlin-877
Dankodaeral VI Laksanakan Tatap Muka Himbau Prajurit Jalasena Lanal Palu Senantiasa Perkuat Sinergi
Universitas Khairun Ternate Sabet 2 Medali Emas dan 2 Medali Perak pada Ajang IMTQ Internasional 2026
Rektor Unkhair Ternate Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-52 kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama
LMMC 90,S Donasi ke Sumatera Melalui BAZNAS Makassar
Komunitas Cupang Donasi ke BAZNAS untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:41 WIB

Rektor Unkhair Ternate Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Dekan FEB Unkhair Ternate

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:35 WIB

Hari Dharma Samudera 2026 : Dankodaeral VI Tabur Bunga di Perairan Morowali Gunakan Kapal Perang KRI Marlin-877

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:27 WIB

Dankodaeral VI Laksanakan Tatap Muka Himbau Prajurit Jalasena Lanal Palu Senantiasa Perkuat Sinergi

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:38 WIB

Universitas Khairun Ternate Sabet 2 Medali Emas dan 2 Medali Perak pada Ajang IMTQ Internasional 2026

Senin, 5 Januari 2026 - 08:03 WIB

Rektor Unkhair Ternate Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-52 kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama

Berita Terbaru