MAJENE, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) – Program Asistensi Mengajar (AM) kembali digelar oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Tahun ini, sebanyak tujuh mahasiswa PGSD resmi melaksanakan tugasnya di SDN 18 Deteng-Deteng, terhitung sejak Agustus hingga Desember 2025.
Kehadiran mereka tidak sekadar praktik pembelajaran biasa. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Evy Segarawati Ampry, memberi identitas khusus dengan sebutan “Mentari Deteng-Deteng”. Julukan ini memiliki makna mendalam: cahaya pencerahan dan semangat pendidikan yang lahir dari SDN 18 Deteng-Deteng untuk menerangi masa depan generasi bangsa. Lebih dari itu, MENTARI dipahami sebagai akronim dari Mahasiswa Edukatif, Inspiratif, dan Kreatif karakter yang diharapkan tumbuh dalam diri para peserta AM.
Ketua Program Studi PGSD FKIP Unsulbar turut hadir memberikan arahan sekaligus motivasi. Beliau menekankan bahwa kegiatan AM adalah sarana strategis bagi mahasiswa untuk menajamkan kompetensi profesional sekaligus menguatkan kapasitas mereka sebagai calon pendidik yang siap terjun ke masyarakat.
Respon positif juga datang dari Kepala SDN 18 Deteng-Deteng. Ia menyampaikan rasa syukur dan harapannya bahwa kehadiran mahasiswa ini dapat memberi semangat baru bagi sekolah, tidak hanya dalam kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga dalam mendukung berbagai program pendidikan di lingkungan sekolah.
Dengan semangat Mentari Deteng-Deteng, mahasiswa PGSD FKIP Unsulbar diharapkan mampu menghadirkan inspirasi, memberi manfaat nyata, sekaligus mewujudkan komitmen Unsulbar sebagai Kampus Berdampak kampus yang menyalurkan ilmu dan tenaga demi kebaikan masyarakat luas. (Rls/Ans/Why)













