MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Kuliah Kerja Nyata (KKN) selain sebagai mata kuliah wajib bagi setiap mahasiswa, juga istimewa karena ajang menguji pengetahuan, wawasan, dan komunikasi dengan masyarakat. Masyarakat menunggu motivasi dan kontribusi pengetahuan, wawasan, dan komunikasi terkini.
Penegasan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof.Dr. Karta Jayadi, M.Sn. ketika memberi sambutan dan pengarahan pada kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa KKN Reguler Angkatan LIII dan KKN PPL Terpadu Angkatan XXXI Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 di Hall Pascasarjana UNM, Senin (1/9/2025) yang dilaksanakan secara luring dan daring.
Menurut Mantan Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum dua periode, KKN merupakan implementasi kerja-kerja faktual dan nyata di masyarakat. Karena itu, mahasiswa KKN harus memiliki daya sensitivitas memahami kebutuhan, aspirasi, kondisi masyarakat sehingga dapat menyusun program kerja yang realistis.
“Sebagai tamu istimewa di masyarakat di lokasi pengabdian, mahasiswa KKN menyandang status sebagai duta kampus UNM. Jadilah manusia-manusia intelektual yang bisa mencerahkan,” harap Prof. Karta Jayadi yang pernah menjabat Dekan FSD dua periode.
Guru Besar Antropologi Seni menitipkan lima pesan, yaitu (1) jaga kondisi dan beradaptasi dengan keadaan, (2) mohon dosen pembimbing terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan mahasiswa, (3) mahasiswa mohon menyampaikan kebiasan atau riwayat kesehatan, (4) berkomunikasi dengan orang tua, dan (5) berharap mahasiswa dapat sukses dalam pengabdian.
Dalam acara pembekalan dirangkaikan pelepasan oleh Rektor UNM didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof.Dr. Andi Aslinda, M.Si. dengan ditandai pemasangan jas almamater kepada mahasiswa KKN yang diwakili dua orang dari setiap kabupaten dan KKN Internasional di Malaysia.
Ketua Satgas KKN UNM, Dr. Suarlin, M.Si. melaporkan bahwa pembekalan dan pelepasan KKN Reguler dan PPL Terpadu diformat secara luring dan daring yang diikuti sebanyak 2.851 orang. Peserta luring dihadirkan lebih 100 orang, sisanya ikut secara daring. Lokasi KKN tersebar di 7 kabupaten/kota, yaitu Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Bone, Soppeng, dan Gowa.
Kegiatan ini dihadiri pula oleh para wakil rektor, dekan dan direktur program pascasarjana, ketua lembaga, kepala biro, koordinator kabupaten/kota, dan dosen pembimbing lapangan. (Ans/Why)













