MAJENE, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) — Hari Selasa, 10 September 2025, suasana penuh semangat terasa di SDN 18 Deteng Deteng di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat ketika tujuh mahasiswa Asistensi Mengajar Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tergabung dalam Tim Mentari Deteng Deteng mempresentasikan rancangan program kerja yang akan dilaksanakan hingga Desember 2025.
Tim ini memilih nama MENTARI, singkatan dari Mahasiswa Edukatif, Inspiratif, dan Kreatif, sebagai simbol semangat mereka dalam memberi kontribusi positif di sekolah. Kegiatan dipandu oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Evy Segarawati Ampry, S.Pd., M.Pd., serta disambut dengan hangat oleh Kepala Sekolah Hj. Takdriana Mustafa, S.Pd., dewan guru, dan warga sekolah.
Kehadiran peserta Asistensi Mengajar (AM) dan DPL dari sekolah lain turut menambah antusiasme kegiatan, menjadikannya bukan hanya ajang pemaparan, tetapi juga forum berbagi gagasan lintas sekolah.
Dalam pemaparannya, Tim Mentari Deteng Deteng menjelaskan program harian, bulanan, akhir, dan tambahan yang dirancang dalam lima bidang utama, yaitu: Akademik; Karakter & Disiplin; Kesenian, Olahraga, & Kreativitas; Teknologi & Digital; Sosial & Lingkungan.
Dalam sambutan inspiratifnya, Ibu Evy Segarawati Ampry menekankan bahwa asistensi mengajar bukan sekadar praktik lapangan, melainkan ruang kolaboratif yang menghadirkan dampak nyata. “Sekolah dan kampus harus bersinergi untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu. Melalui asistensi mengajar, sinergi ini bisa diwujudkan dengan nyata di ruang kelas, sekaligus menjadikan kampus lebih berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Hj. Takdriana Mustafa menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa. Ia berharap program-program tersebut dapat berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat bagi perkembangan siswa.
Ketua Tim Mentari Deteng Deteng, Nasaruddin, juga menyampaikan harapannya. “Kami berkomitmen untuk melaksanakan program yang telah dirancang sebaik mungkin. Semoga keberadaan kami di sekolah ini memberikan manfaat nyata bagi siswa dan menjadi pengalaman penting bagi kami sebagai calon pendidik,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ditutup dengan diskusi bersama para guru untuk menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan sekolah, sehingga setiap agenda dapat dilaksanakan secara optimal.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan program-program yang telah dirancang dapat menjadi langkah nyata dalam membangun sekolah yang inovatif, disiplin, dan berkarakter sejalan dengan makna Mentari sebagai cahaya pencerahan dan semangat pendidikan dari SDN 18 Deteng Deteng untuk menerangi masa depan generasi bangsa. (Rls/Ans/Why)













