TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Sekolah Tinggi Teknik Atlas Nusantara (STTAR) Ternate menyelenggarakan kuliah Umum dengan menghadirkan narasumber Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Khairun Ternate. Acara berlangsung di Aula Kampus STTAR pada Jumat (19/09/2025) dengan tema “Memperkokoh Karakter Kewirausahaan Berbasis Digital di Era Revolusi Industri 4.0”.
Dalam paparannya, Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan percepatan teknologi dan transformasi digital. Menurutnya, karakter kewirausahaan digital adalah modal utama yang harus ditumbuhkan sejak dini.
“Generasi muda tidak cukup hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga harus memiliki keberanian untuk berinovasi dan mengelola risiko. Inilah inti dari kewirausahaan berbasis digital,” ungkap Dr. Rusman.
Ia menambahkan, kewirausahaan digital bukan hanya sekadar memanfaatkan teknologi sebagai alat, tetapi juga membangun budaya kerja yang berintegritas.
“Integritas adalah fondasi. Tanpa itu, semua inovasi dan kreativitas akan rapuh. Kewirausahaan digital harus didorong dengan kejujuran, tanggung jawab, dan semangat kolaboratif,” jelasnya.
Selain itu, Dr. Rusman juga menegaskan bahwa mahasiswa harus memposisikan diri sebagai pelaku aktif dalam menghadapi perubahan global.
“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di era digital ini. Mahasiswa harus menjadi aktor utama yang melahirkan solusi dan inovasi bagi bangsa,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pimpinan STTAR Ternate. Ketua STTAR, Dr. Abdurrahman Hi Usman, S.Pd., S.H., M.Pd., M.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi Dr. Rusman dalam memperkaya wawasan mahasiswa.
“Kuliah umum ini memberikan energi baru bagi mahasiswa STTAR. Kami ingin mereka tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental wirausaha yang tangguh,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Abdurrahman menekankan bahwa kehadiran narasumber dari Universitas Khairun adalah bentuk kolaborasi antarperguruan tinggi untuk meningkatkan mutu pendidikan.
“Kolaborasi akademik seperti ini penting. Kami berharap ke depan akan semakin banyak ruang diskusi dan kerja sama lintas kampus,” tambahnya.
Ia juga menegaskan komitmen STTAR untuk terus membekali mahasiswa dengan keahlian yang relevan dengan tuntutan zaman.
“STTAR berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menjawab tantangan era digital. Kuliah umum ini adalah salah satu ikhtiar ke arah itu,” pungkasnya.
Kuliah umum ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika STTAR Ternate. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berkembang selama acara. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga menginspirasi mahasiswa untuk memperkuat karakter kewirausahaan berbasis digital di tengah tantangan Revolusi Industri 4.0. (Rus/Ans/Why)













