MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id) — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (FBS UNM), menggelar Workshop Kurikulum 2026 di ruang rapat Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI), Kamis (9/10/2025).
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Kastam Syamsi, M.Ed., Koordinator Program Studi S-2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta, sebagai narasumber utama. Dr. Kastam Syamsi juga menjadi pengurus Ikatan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) Wilayah Yogyakarta.
Workshop dibuka secara resmi oleh Dekan FBS UNM, Prof. Anshari, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman dan selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi.
“Penyusunan kurikulum harus menjawab tantangan masa depan. FBS UNM diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika sosial dan perkembangan teknologi,” ujar Prof. Anshari saat membuka kegiatan.
Dalam kegiatan ini, pembahasan difokuskan pada penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Kurikulum tersebut dirancang untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang menjadi fokus utama mencakup kompetensi sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus, serta penetapan mata kuliah yang mendukung tercapainya profil lulusan yang diharapkan.
Prof Anshari menjelaskan bahwa KKNI Program Sarjana setara dengan level 6, yang mencakup penguasaan konsep teoritis, kemampuan menerapkan bidang keahlian, keterampilan mengambil keputusan berdasarkan analisis, serta tanggung jawab profesional dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di bidang pendidikan bahasa dan sastra.
KKNI berfungsi sebagai pedoman mutu sumber daya manusia Indonesia yang menetapkan standar capaian pembelajaran lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.
Workshop ini dilaksanakan secara luring dan daring yang diikuti semua dosen prodi, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Pengguna lulusan yang hadir secara luring, yaitu Ashar Kadir, S.Pd., M.Pd. yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Makassar. (Ikb/Ans/Why)













