MAJENE, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Mandiri (PkMM) yang terintegrasi dengan mata kuliah Administrasi dan Manajemen Sekolah.
Kegiatan ini mengusung tema “Administrasi Sekolah Berbasis Deep Learning Menuju Tata Kelola Pendidikan Modern” yang berlangsung di SDN 026 Samasundu, Kabupaten Majene, Provisinsi Sulawesi Barat pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SDN 026 Samasundu, Ibu Dewi Wahyuni Syam, S.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa PGSD dalam membantu sekolah beradaptasi dengan tantangan digitalisasi administrasi pendidikan. Menurutnya, penerapan deep learning tidak hanya relevan dalam pembelajaran siswa, tetapi juga penting untuk membangun tata kelola administrasi sekolah yang adaptif dan inovatif.
Sementara itu, Ketua Program Studi (Kaprodi) PGSD FKIP Unsulbar, Muh. Jinayah, A.M., S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menekankan bahwa kegiatan PKM Mandiri ini merupakan bentuk nyata implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan kolaboratif. Ia berharap mahasiswa mampu mengintegrasikan teknologi dan deep learning dalam praktik administrasi sekolah agar lebih efisien dan modern.
Sebagai Koordinator Kegiatan, Dr. Evy Segarawati Ampry, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pendekatan deep learning dalam konteks administrasi sekolah bukan hanya berfokus pada kecerdasan buatan (AI), tetapi juga pada proses pembelajaran mendalam yang melibatkan analisis data, refleksi, dan pengambilan keputusan berbasis informasi.
“Dengan deep learning, kita ingin menghadirkan budaya administrasi yang lebih cerdas, efisien, dan berorientasi masa depan,” ungkapnya.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa PGSD Kelas B angkatan 2023 yang berjumlah 35 orang yang berperan langsung dalam mendampingi guru dan tenaga administrasi sekolah dalam kegiatan ini. Melalui kolaborasi ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru yang memperkuat kapasitas sekolah dasar dalam menghadapi era pendidikan modern. (Rls/Ans/Why)













