TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) — Suasana malam di Taman Nukila, Kota Ternate, dipenuhi kehangatan dan keceriaan ketika para pimpinan perguruan tinggi negeri se-Kawasan Timur Indonesia berkumpul dalam Gala Dinner Musyawarah Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI).
Kegiatan yang digelar pada Minggu, 19 Oktober 2025 malam menjadi acara pembuka sebelum pelaksanaan musyawarah KPTN-KTI yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Bela, Ternate.
Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya gala dinner sebagai awal yang hangat bagi seluruh rangkaian kegiatan KPTN-KTI di Ternate.
“Gala dinner ini kami selenggarakan sebagai momentum penyambutan, agar para peserta bisa merasakan kehangatan dan keramahan Kota Ternate sebelum memulai musyawarah. Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi forum kerja, tetapi juga ruang kebersamaan,” ujarnya.
Abdul Kadir Kamaluddin, SP., M.Si yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Unkhair Ternate menambahkan bahwa pemilihan Taman Nukila sebagai lokasi acara merupakan upaya memperkenalkan keindahan dan identitas budaya Kota Ternate kepada para tamu.
“Kami sengaja memilih Taman Nukila karena tempat ini merepresentasikan wajah Ternate yang terbuka, indah, dan penuh sejarah. Semoga suasana malam ini mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat baru untuk kolaborasi di kawasan timur,” tambahnya
Lebih lanjut, Abdul Kadir Kamaluddin, SP., M.Si juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan selama penyelenggaraan kegiatan.
“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Ternate yang telah memberikan dukungan penuh, termasuk memfasilitasi pelaksanaan gala dinner ini di Taman Nukila. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan dunia pendidikan dan memperkuat peran Ternate sebagai kota pendidikan di kawasan timur Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Dalam sambutannya, Rektor Unkhair Ternate, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M., menyampaikan rasa bahagia dan penghargaan mendalam kepada seluruh peserta yang telah datang dari berbagai daerah di kawasan timur Indonesia.
“Atas nama keluarga besar Unkhair Ternate, saya menyampaikan selamat datang di Kota Ternate, kota kecil di kaki Gunung Gamalama yang dulu membuat bangsa-bangsa besar rela berlayar ribuan mil, hanya demi mencium wangi rempahnya. Malam ini kami ingin menghadirkan kembali kehangatan itu, bukan lewat cengkih dan pala, tapi lewat tawa, persaudaraan, dan semangat kebersamaan kita semua,” ujar Rektor Unkhair Ternate di hadapan para peserta KPTN-KTI.
Lebih jauh, Prof. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M. menegaskan bahwa Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI) bukan sekadar forum koordinasi antarperguruan tinggi, melainkan sebuah keluarga besar yang tumbuh dari semangat yang sama untuk memajukan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
“Bagi kami di Unkhair Ternate, Konsorsium ini bukan sekadar forum koordinasi, tapi keluarga besar yang tumbuh dari semangat yang sama, semangat untuk memajukan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia agar tak hanya menjadi pelengkap, tapi menjadi penggerak dan pelopor kemajuan bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si., dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya pertemuan besar para rektor di Kota Rempah tersebut.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Ternate, kami menyampaikan selamat datang. Kehadiran para rektor menjadi kebanggaan dan memberikan dampak positif bagi ekonomi dan citra kota ini,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai kegiatan nasional yang berlangsung di Ternate, termasuk KPTN-KTI, menjadi bukti bahwa kota ini terus tumbuh sebagai pusat kegiatan akademik dan kebudayaan di kawasan timur.
“Pemerintah Kota Ternate berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan akademik dan riset, karena kami percaya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah akan memperkuat daya saing daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI), Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Khairun atas penyelenggaraan kegiatan dan sambutan yang penuh kehangatan.
“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Unkhair Ternate sebagai tuan rumah yang berhasil membuka rangkaian Musyawarah KPTN-KTI dengan suasana yang sangat bersahabat dan inspiratif. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi wujud nyata kebersamaan PTN di kawasan timur,” ujarnya.
Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si. yang juga merupakan Rektor Universitas Lambung Mangkurat, menegaskan pentingnya membangun daya saing perguruan tinggi negeri di kawasan timur agar sejajar dengan perguruan tinggi di wilayah barat Indonesia.
“Kita ingin PTN di kawasan timur tidak hanya menjadi peserta dalam pembangunan pendidikan tinggi nasional, tetapi juga menjadi pemain utama yang mampu bersaing secara akademik, riset, dan inovasi dengan PTN di wilayah barat,” tegasnya.
Acara gala dinner berlangsung meriah namun penuh keakraban. Para peserta menikmati sajian musik, kuliner khas Maluku Utara, serta panorama laut yang memantulkan cahaya malam Kota Ternate.
Momentum ini menjadi awal yang menggembirakan bagi pelaksanaan Musyawarah KPTN-KTI, yang diharapkan melahirkan gagasan dan langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan daya saing pendidikan tinggi di kawasan timur nusantara. (Rus/Ans/Why)













