TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) — Semarak bahasa dan sastra kembali menggema di kampus Universitas Khairun. Aula Banau FKIP dipenuhi antusiasme mahasiswa, guru, dan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Ternate. Dengan dekorasi bernuansa literasi dan semangat kebangsaan, Gebyar Bulan Bahasa 2025 resmi dibuka oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun melalui kolaborasi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (Himabin).
Kegiatan pembukaan yang dirangkaikan dengan Seminar Kebahasaan ini digelar pada Selasa, 21 Oktober 2025, bekerja sama dengan Penerbit Gramedia serta didukung oleh sponsor utama BNI, Reellme, Oppo, dan Maukhairaat.
Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia Bulan Bahasa, Tutul Sangaji, yang menyampaikan capaian dan semangat panitia dalam menyiapkan kegiatan ini.
“Kami sangat bersyukur atas semangat seluruh panitia, dukungan dosen, dan partisipasi sponsor yang membuat kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Persiapan dilakukan dengan penuh kebersamaan, dan kami berharap seluruh rangkaian acara selama sepekan ini bisa memberikan pengalaman bermakna bagi peserta,” ujar Tutul Sangaji.
Sementara itu, Ketua Umum Himabin, Marwani M. Sibua, menegaskan pentingnya kolaborasi mahasiswa dalam menjaga tradisi literasi dan kebahasaan.
“Bulan Bahasa bukan hanya milik mahasiswa PBSI, tetapi milik kita semua yang mencintai bahasa Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat literasi, kreativitas, dan nasionalisme di kalangan generasi muda,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Haerul, S.Pd., M.Pd., selaku Koordinator Prodi PBSI, menyampaikan makna penting Bulan Bahasa bagi generasi muda.
“Kami berharap kegiatan Bulan Bahasa ini menjadi wadah bagi kita semua untuk mengenang para pahlawan yang telah berjasa dalam melahirkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara sebagaimana tertuang dalam Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Bulan Bahasa bukan sekadar acara tahunan, melainkan gerakan budaya akademik yang harus terus dirawat.
“Bulan Bahasa ini menjadi ruang refleksi dan apresiasi, bagaimana bahasa dan sastra kita tumbuh bersama semangat kebangsaan. Mahasiswa PBSI harus menjadi penggerak utama dalam menjaga marwah bahasa Indonesia di tengah gempuran bahasa asing,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III FKIP Unkhair Ternate, Jainudin Abdullah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Saya memberikan apresiasi kepada Prodi PBSI dan Himabin atas kerja keras dan semangatnya dalam menjaga tradisi akademik yang sarat nilai kebangsaan. Bulan Bahasa ini harus menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa FKIP untuk terus berinovasi dan menebar manfaat lewat bahasa dan sastra,” ungkap Jainudin.
Dengan mengusung tema “Gaungkan Ikrar Persatuan ke Jejak Peradaban dengan Merawat Bahasa dan Menumbuhkan Sastra Indonesia”, kegiatan Bulan Bahasa 2025 akan berlangsung selama sepekan, mulai 21 hingga 28 Oktober 2025. Beragam lomba turut memeriahkan acara, seperti lomba baca puisi, monolog, menyanyi, menulis esai, dan lainnya, yang diikuti oleh peserta dari berbagai SMA/SMK di Kota Ternate.
Kegiatan Gebyar Bulan Bahasa 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan ekspresi, tetapi juga wadah memperkuat kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia sebagai simbol identitas, persatuan, dan kebanggaan nasional. (Rus/Ans/Why)













