TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU (Kabar PROFESIANA.co.id) – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate resmi menjalin kerja sama internasional dengan Korea National University of Education (KNUE). Penandatanganan perjanjian kerja sama ini berlangsung di Aula Kantor Gubernur Kepulauan Riau, bersamaan dengan pertemuan puncak Forum Komunikasi (Forkom) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Se-Indonesia, Jumat, 31 Oktober 2025.
Langkah ini menjadi momentum penting bagi FKIP Unkhair Ternate dalam memperluas jejaring kolaborasi internasional di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat (PKM) dan pengembangan sumber daya manusia.
Dekan FKIP Unkhair Ternate, Prof. Dr. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini menandai babak baru internasionalisasi FKIP Unkhair.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan dan kesempatan yang diberikan oleh Korea National University of Education. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi akademik lintas negara,” ujar Prof. Abdu.
Ia menambahkan, kemitraan internasional ini menjadi bagian dari visi FKIP Unkhair untuk menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing global, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Dalam konteks pendidikan abad ke-21, FKIP Unkhair Ternate perlu membuka diri terhadap berbagai kerja sama yang memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk belajar dari praktik terbaik di dunia internasional,” terangnya.
Lebih lanjut, Prof. Abdu Ma’sud, S.Pd., M.Pd. menegaskan pentingnya keberlanjutan implementasi dari nota kesepahaman tersebut.
“Kami tidak ingin kerja sama ini berhenti di meja penandatanganan. Setelah ini, kami akan menindaklanjutinya melalui program pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian, dan kegiatan pelatihan bagi calon guru di kedua negara,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan dari Korea National University of Education, Mi Yung Hong, menyambut baik kemitraan yang dibangun antara kedua institusi tersebut.
“Kami merasa terhormat dapat menjalin hubungan resmi dengan Universitas Khairun. Kami melihat semangat dan komitmen yang kuat dari FKIP Unkhair Ternate untuk terus maju dan berinovasi,” ujarnya.
Ia menilai bahwa kerja sama ini memiliki potensi besar untuk saling memperkaya pengalaman akademik antara Indonesia dan Korea, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Korea dan Indonesia memiliki nilai-nilai budaya dan pendidikan yang berbeda namun saling melengkapi. Melalui kolaborasi ini, kita dapat belajar banyak tentang pendekatan pedagogi dan inovasi pembelajaran di kedua negara,” katanya.
Mi Yung Hong juga menegaskan pentingnya realisasi dari kerja sama yang telah disepakati.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program nyata seperti riset bersama, student mobility, dan workshop internasional bagi para pendidik,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, kegiatan nasional Forkom FKIP tahun ini diikuti oleh sekitar 380 peserta yang terdiri dari dekan, wakil dekan, ketua jurusan, dan ketua program studi dari 34 universitas anggota Forkom FKIP se-Indonesia. Berdasarkan data panitia, Universitas Riau, Universitas Mataram, dan Universitas Pattimura menjadi tiga universitas dengan peserta terbanyak (masing-masing 22 utusan). Disusul oleh Universitas Nusa Cendana dan Universitas Sulawesi Barat (21 utusan), sementara Universitas Khairun bersama Universitas Mulawarman berada di posisi berikutnya dengan 20 peserta.
Rangkaian kegiatan Forkom FKIP juga diwarnai berbagai agenda penting seperti Seminar Nasional Transformasi Guru, Seminar Internasional 1st Maritime Research on Innovation, Environment, Science & Tradition International Conference (1st MARINESTIC) 2025, serta sidang pleno dan komisi Forkom FKIP yang membahas arah kebijakan strategis pendidikan tinggi keguruan di Indonesia.
Forum ini menjadi ruang koordinasi dan kolaborasi nasional dalam penyelarasan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan jejaring akademik antar-FKIP. Selain kerja sama internasional, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antarprogram studi di bawah naungan Forkom FKIP sebagai langkah konkret memperkuat kemitraan akademik lintas perguruan tinggi.
Sebagai representasi kuat wilayah timur Indonesia, FKIP Universitas Khairun terus menunjukkan kiprahnya dalam forum-forum nasional maupun internasional. Melalui kerja sama dengan Korea National University of Education ini, FKIP Unkhair mempertegas komitmennya untuk berperan aktif dalam membangun ekosistem pendidikan guru yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global. (Rus/Ans/Why)













