MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)–Dosen Program Studi Administrasi Kesehatan (Adminkes) Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD IT Ar-Rahman Makassar beberapa waktu lalu.
Dosen tersebut antara lain, Wahyudin, Andi Nurzakiah Amin, Samsiana, dan Nur Inayah Ismaniar.
Kegiatan PKM yang dilaksanakan adalah Pencegahan Obesitas dan Perilaku Sedentary Anak Sekolah Dasar Melalui Permainan dan Aktivitas Fisik, tentu dengan penerapan permainan terstruktur dan aktivitas fisik yang berorientasi kerja sama tim di SD IT AR-Rahman Makassar memberikan dampak positif dalam mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan anak-anak sekolah dasar.
PKM ini melibatkan siswa dalam kegiatan di kelas dan di luar ruangan, dan program ini berhasil menumbuhkan kesadaran yang lebih besar akan pentingnya aktivitas fisik, mendorong perilaku kooperatif, dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aktif.
Anggota tim PKM, Dr. Samsiana, SKM, M.Kes, mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan kebiasaan berkelanjutan yang dapat membantu mencegah obesitas dan mengurangi perilaku sedentari dalam jangka panjang.
Sementara itu anggota PKM lainnya, Dr. Nur Inayah Ismaniar, SKM, M.Kes, menegaskan bahwa bagi masyarakat sasaran, pendekatan ini menyediakan model praktis yang dapat diadopsi sekolah untuk mengintegrasikan aktivitas fisik ke dalam rutinitas sehari-hari sekaligus meningkatkan interaksi sosial dan keterampilan kerja sama tim.
Dr. Andi Nurzakiah Amin, SKM, M.Kes menambahkan bahwa pengembangan di masa mendatang dapat mencakup perpanjangan durasi program, melibatkan orang tua dalam kegiatan berbasis rumah, dan menggabungkan pemantauan berkala untuk mempertahankan manfaatnya dari waktu ke waktu, bahkan keterbatasan kegiatan ini meliputi periode intervensi yang singkat dan ketergantungan pada data yang dilaporkan guru untuk beberapa pengukuran perilaku.
Lain halnya dengan Ketua tim pengabdi, Dr. Wahyudin, S.Pd, M.Pd, yang menjelaskan bahwa terlepas dari berbagai keterbatasan, program ini menunjukkan bahwa kegiatan yang menarik, relevan secara budaya, dan partisipatif dapat secara efektif mengatasi permasalahan di tingkat masyarakat terkait perilaku sedentari dan obesitas pada anak.(Why/Ans)













