MAKASSSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id) — Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Anshari, M.Hum., meresmikan sejumlah sarana baru yang telah selesai dibangun pada Senin pagi, 5 Januari 2026.
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat identitas institusi sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan akademik.
Salah satu sarana yang diresmikan adalah Tugu Bola Dunia Bahasa, sebuah bangunan ikonik yang dihadirkan sebagai simbol dan penciri Fakultas Bahasa dan Sastra UNM.
Tugu Bola Dunia Bahasa FBS mengusung tema “Kuasai Bahasa, Kuasai Dunia.” Tema ini dipilih karena FBS menaungi program studi bahasa daerah (lokal), bahasa Indonesia (nasional), dan bahasa internasional (global-dunia).
Kehadiran tugu ini diharapkan tidak hanya memperindah kawasan fakultas, tetapi juga merepresentasikan visi besar FBS dalam mengembangkan pendidikan bahasa dan sastra yang berorientasi global.
Prof. Dr. Anshari, M.Hum., menegaskan bahwa tugu tersebut memiliki makna strategis bagi identitas fakultas.
“Tugu ini merupakan bangunan ikonik yang dihadirkan sebagai identitas FBS. Semoga di masa depan tugu ini menjadi penciri dan pengingat yang memberi kebanggaan bagi alumni,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Anshari menyampaikan bahwa identitas visual yang kuat menjadi bagian penting dalam membangun karakter Fakultas Bahasa dan Sastra UNM yang unggul dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Secara arsitektural, Tugu Bola Dunia Fakultas Bahasa dirancang dengan makna filosofis yang mendalam. Bola dunia yang menjadi elemen utama melambangkan visi global dan semangat mendunia yang menjadi tujuan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM. Bola dunia tersebut berdiri di atas dua buku terbuka, yang dimaknai sebagai simbol bahwa pencapaian visi global harus ditopang oleh wawasan, keilmuan, dan tradisi akademik yang kuat dari seluruh sivitas akademika.
Selain itu, terdapat dua tangan sebagai penopang, yang melambangkan kerja keras, dedikasi, serta usaha sungguh-sungguh dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mewujudkan visi fakultas. Elemen tangan tersebut dilingkari oleh sebuah lingkaran, yang mengandung makna bahwa kesatuan, kebersamaan, dan keguyuban merupakan kunci utama dalam mencapai tujuan bersama serta menguatkan peran FBS UNM di kancah global.
Sementara itu, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan FBS UNM, Prof. Dr. Sultan, M.Pd., menjelaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan FBS dilakukan secara bertahap dan terencana.
“Pembangunan fasilitas FBS mencakup standarisasi ruang kelas, perbaikan atap gedung, pemeliharaan lingkungan, revitalisasi toilet, pembangunan ikon fakultas, hingga penataan area parkir,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa FBS UNM menjadi bagian dari program revitalisasi perguruan tinggi, khususnya pada pengembangan paket laboratorium micro teaching.
“Saat ini terdapat dua laboratorium micro teaching yang telah selesai, yakni untuk Program Studi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Sementara itu, laboratorium untuk bahasa asing masih dalam tahap penyelesaian,” tambah Prof. Sultan.
Apresiasi terhadap perkembangan FBS UNM juga disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Program Revitalisasi UNM, Dr. Ir. Andi Nurkiah Agparb, S.T., M.T. Dalam keterangannya, ia menyatakan optimismenya terhadap arah pembangunan kampus.
“Saya mewakili kuasa pengguna anggaran. Perkembangan di FBS sangat luar biasa. Insyaallah tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang, kita mulai pembangunan UNM dari Parang Tambung. Insyaallah kita akan dikenal memiliki sarana dan prasarana yang memadai,” ujarnya.
Peresmian tugu dan fasilitas tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan pemangku kepentingan. Hadir Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Universitas Negeri Makassar, Sardi, S.Si., M.Si., serta Konsultan Perencana. Acara ini juga dihadiri Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat Fakultas, para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Ketua Program Studi, Kepala Laboratorium, Kepala Studio, Ketua UPM, Komisi Disiplin, Tim IKU, serta unsur tenaga kependidikan.
Kehadiran seluruh elemen tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung penguatan sarana, identitas, dan visi global Fakultas Bahasa dan Sastra UNM. Ke depan, Tugu Bola Dunia Fakultas Bahasa diharapkan menjadi landmark kebanggaan sekaligus pengingat akan semangat kolaborasi, kerja keras, dan dedikasi seluruh sivitas akademika FBS UNM dalam membangun institusi yang unggul dan berdaya saing global. (Den/Ans/Why)













