MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id) — Ramah tamah lulusan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Hotel Four Points, Senin, 12 Januari 2026, menjadi ruang refleksi capaian sekaligus penegasan agenda akademik FBS ke depan. Kegiatan ini menandai pelepasan lulusan dengan semangat kolaborasi dan penguatan mutu.
Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., menyampaikan rasa syukur atas perkembangan yang dicapai fakultas selama kepemimpinan berjalan, baik dari sisi akademik maupun infrastruktur.
“Kita bersyukur, dalam kepemimpinan ini ada perkembangan akademik dan infrastruktur,” ujarnya.
Ia juga menyoroti capaian prestisius wisudawan terbaik yang berhasil menerbitkan artikel pada jurnal bereputasi Scopus Q1, sebagai indikator ekosistem akademik yang kian menguat.
Secara kuantitatif, rekapitulasi wisuda FBS periode Januari 2026 menunjukkan 90 lulusan dengan IPK rata-rata 3,81 serta masa studi rata-rata 4 tahun 2 bulan. Dari jumlah tersebut, 75 orang (83 persen) menyandang predikat cumlaude—sebuah capaian yang menegaskan budaya akademik kompetitif sekaligus suportif di lingkungan FBS. Adapun 24 lulusan menyelesaikan studi di bawah 4 tahun, sedangkan 66 lulusan menempuh studi di atas 4 tahun.
Dari sebaran program studi, lulusan berasal dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (19), Bahasa dan Sastra Indonesia (4), Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (1), Pendidikan Bahasa Inggris (22), Sastra Inggris (20), Bahasa Inggris Program Sarjana Terapan (6), Pendidikan Bahasa Jerman (1), Pendidikan Bahasa Arab (12), dan Pendidikan Bahasa Mandarin (5).
Selain capaian akademik, FBS UNM juga memberikan pengakuan pada figur-figur inspiratif lulusan. Lulusan terbaik fakultas diraih Sri Wahyuni, S.Pd. (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) dengan IPK 3,99 dan masa studi 3 tahun 2 bulan. Sementara itu, penghargaan non-akademik diberikan kepada Sarfina, S.Pd. (Pendidikan Bahasa Jerman) dan Nur Iffa Awaliyah, S.Pd. (Pendidikan Bahasa Arab).
Menatap agenda ke depan, Prof. Anshari menegaskan FBS akan mengadakan workshop pembelajaran transformatif untuk memperkuat kualitas proses belajar-mengajar dan relevansinya dengan kebutuhan zaman.
“Yang pasti kita terus bergerak atas nama universitas,” tegasnya.
Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa para lulusan telah melewati proses panjang yang bukan semata akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
“Melepas anak-anak kita sebagai lulusan FBS UNM secara resmi. Anak-anakku semua telah melewati proses panjang, pembentukan karakter. Telah membentuk pribadi yang kuat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya. (Den/Ans/Why)













