MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) meresmikan sejumlah fasilitas penunjang yang dikerjakan pada tahun anggaran 2025, termasuk pembangunan jalan beton menuju dan di dalam kawasan fakultas serta pemasangan paving blok untuk area parkir mahasiswa.
Peresmian ini dilaksanakan pada hari kerja pertama tahun 2026 sebagai penanda awal pembenahan sarana dan prasarana (sarpras) akademik dan kemahasiswaan secara berkelanjutan di lingkungan kampus, Senin (5/1/2026).
Dekan FBS UNM, Prof. Dr Anshari, M.Hum., menyampaikan bahwa proyek jalan beton menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak karena selama ini akses menuju fakultas kerap terganggu saat musim hujan.
“Dengan jalan beton tersebut, kondisi becek yang mengganggu mobilitas di area fakultas diharapkan tidak lagi terjadi,”tegasnya.
Pemasangan paving blok juga dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan yang lebih rapi dan nyaman, khususnya untuk parkir mahasiswa. Paving blok dinilai tidak hanya memperbaiki kenyamanan, tetapi juga memperkuat estetika lingkungan kampus yang lebih tertata.
Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan FBS UNM, Prof Dr Sultan, M.Pd., menjelaskan bahwa pembenahan fasilitas FBS didukung anggaran universitas dan PNBP, dengan total 26 paket pekerjaan sepanjang 2025. Paket tersebut mencakup pembenahan kelas, perbaikan atap, pemeliharaan lingkungan, hingga revitalisasi toilet agar memenuhi standar.
Dari sisi program revitalisasi, PPK Revitalisasi UNM Dr Ir Andi Nurkiah menyebut pembenahan sarana-prasarana menjadi bagian penting dari penguatan citra institusi. Ia menegaskan penataan sarpras di kawasan Parangtambung perlu terus didorong agar suasana kampus lebih baik, nyaman, dan ceria, termasuk kelanjutan standardisasi kelas dan toilet pada 2026.
Acara peresmian turut dihadiri Pejabat Pembuat Komitmen UNM Sardi, S.Si., M.Si., pejabat program revitalisasi, konsultan perencana, unsur senat, para wakil dekan, para ketua dan sekretaris jurusan, kaprodi, kepala laboratorium dan studio, Ketua UPM, komdis, Tim IKU, serta tenaga kependidikan. (Ikb/Ans/Why)













