MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) – Dalam rangka mendukung pendirian Program Pendidikan Profesi Psikologi pada Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) digelar Workshop “Designing Cognitive-Behavioral Psychoeducational Group.” Kegiatan ini dihelat pada 25-26 Juli 2025 di Hotel Mercuri Makassar.
Rektor UNM, Prof.Dr. H. Karta Jayadi, M.Sn. sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa workshop ini sebagai langkah positif dalam memperkaya kompetensi dan keterampilan dosen. Prof. Karta Jayadi bertekad terus mendorong dan mendukung pendirian Pendidikan Profesi Psikologi di UNM.
Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi UNM, Prof.Dr. H. Ahmad, S.Ag., S.Psi., M.Si. mengatakan, kegiatan ini langkah kongkret mempersiapkan dosen yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga terampil secara praktis menerapkan intervensi psikologis.
“Kegiatan ini sebagai investasi kapasitas dosen menuju institusi pendidikan profesi yang unggul dan berdaya saing. Selain itu, memotivasi dosen dan mahasiswa aktif merancang program psikoedukatif yang kontekstual, inovatif, dan responsif terhadap tantangan psikososial,” tegas Prof. Ahmad.
Narasumber Dr. Hari Setyowibowo, Ph.D. Psikolog, dosen Universitas Padjadjaran Bandung dan fasilitator senior di bidang intervensi psikososial memaparkan pemahaman prinsip dasar psikoedukasi kelompok, penyusunan program psikoedukasi berbasis CBT secara kontekstual, dan pengelolaan dinamika kelompok secara profesional. Pendekatan ini diberikan dengan menggabungkan teori, diskusi studi kasus, dan praktik langsung dalam menyusun modul psikoedukatif.
Lebih jauh, ia memaparkan psikoedukasi kelompok adalah pendekatan sistematis dengan tujuan membantu peserta mengenali dan mengubah pola pikir dan perilaku yang tidak adaptif. Melalui integrasi CBT, menekankan pentingnya restrukturisasi kognitif, regulasi emosi, dan keterampilan pemecahan masalah.
“Pelatihan ini sangat aplikatif dan menjembatani teori di ruang akademik dengan praktik intervensi psikologis yang nyata. Workshop ini membuka refleksi mengenai peran strategis dosen psikologi sebagai fasilitator perubahan perilaku positif dalam konteks pendidikan dan pelayanan masyarakat,” puji salah seorang peserta workshop ini.
Ketua Tim Pendirian Pendidikan Profesi Psikologi, Dr. Hilwa Anwar, S.Psi., M.Psi. Psikolog mengemukakan, workshop ini sebagai wujud komitmen menghadirkan Program Pendidikan Profesi Psikologi yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan nyata di masyarakat.
“Langkah ini menjadi bagian penting dari penguatan kelembagaan dan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang sejalan dengan Standar Profesi Psikologi Indonesia,” pungkasnya. (rls/Ans/Why)













