MAJENE, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menyelenggarakan kegiatan Penutupan Program Asistensi Mengajar Tahun 2025 pada Selasa, 17 Desember 2025, bertempat di Aula Mini Universitas Sulawesi Barat. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pelaksanaan asistensi mengajar yang melibatkan ratusan mahasiswa FKIP di sekolah-sekolah mitra.
Program Asistensi Mengajar Tahun 2025 melibatkan 398 mahasiswa dari lima program studi, yakni Pendidikan Bahasa Inggris (116 mahasiswa), Pendidikan Matematika (77 mahasiswa), Pendidikan Biologi (112 mahasiswa), Pendidikan Fisika (29 mahasiswa), dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar/PGSD (64 mahasiswa). Seluruh mahasiswa tersebut ditempatkan pada 27 sekolah mitra, dengan penugasan yang disesuaikan berdasarkan kompetensi masing-masing program studi.
Ketua Panitia Program Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar Tahun 2025, Sufyan Hakim, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa program asistensi mengajar merupakan bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa yang dilaksanakan melalui koordinasi dengan Unit Pengelola dan Pengembangan Pembelajaran (UPPP) FKIP Universitas Sulawesi Barat sebagai unit penguatan mutu pembelajaran. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk melatih kompetensi pedagogik mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan sekolah.
Turut memberikan sambutan, Musa, S.Pd., Kepala Sekolah SDN 20 Rangas, selaku perwakilan sekolah mitra, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa asistensi mengajar. Ia menilai kehadiran mahasiswa sangat membantu sekolah, baik dalam proses pembelajaran di kelas maupun dalam penguatan literasi, numerasi, dan administrasi pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, Program Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar didukung oleh 64 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang berasal dari lima program studi, serta 60 guru pamong dari sekolah mitra yang berperan aktif mendampingi mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan penutupan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Suasana aula menjadi ramai saat panitia mengumumkan berbagai penghargaan dan apresiasi, meliputi Video Terbaik dari masing-masing program studi, Artikel Terbaik dari seluruh peserta asistensi mengajar, Program Kerja Terbaik pada setiap jenjang pendidikan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Terbaik setiap program studi, Kepala Sekolah Paling On Time, DPL Paling On Time, serta Koordinator Terbaik. Pengumuman tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir. Selain itu, sesi kuis interaktif turut memeriahkan acara dan menambah antusiasme peserta, sehingga suasana semakin hidup dan penuh kebersamaan.
Dalam rangkaian acara tersebut, Bilferi Hutapea, S.S., M.Pd., selaku perwakilan Unit Pengelola dan Pengembangan Pembelajaran (UPPP) FKIP Universitas Sulawesi Barat, turut memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya asistensi mengajar sebagai sarana penguatan capaian pembelajaran lulusan serta integrasi teori dan praktik pembelajaran di sekolah, sekaligus sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan kualitas pembelajaran di FKIP.
Selanjutnya, Wakil Dekan I FKIP Universitas Sulawesi Barat, Dr. Nur Aisyah Humairah, S.Si., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa, DPL, guru pamong, serta seluruh sekolah mitra atas sinergi dan komitmen yang telah terjalin. Ia berharap pengalaman asistensi mengajar ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menapaki profesi sebagai pendidik yang profesional, berkarakter, dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan.
Kegiatan ini kemudian ditutup secara resmi oleh Dr. Rafiqa, M.Pd., Kepala LPM-PP Universitas Sulawesi Barat, yang hadir mewakili Rektor Universitas Sulawesi Barat. Dalam sambutan penutupnya, ia menegaskan pentingnya keberlanjutan Program Asistensi Mengajar sebagai bagian dari penguatan mutu pembelajaran, peningkatan kualitas lulusan, serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah. (Esa/Ans/Why)













