KabarPROFESIANA.co.id. Ternate, Maluku Utara– Kabar membanggakan datang dari Universitas Khairun Ternate Maluku Utara sebanyak 45 proposal yang terdiri dari 24 proposal Hibah Penelitian dan 21 proposal Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berhasil lolos pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk pendanaan tahun 2025.
Keberhasilan ini disampaikan oleh Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Khairun. Dalam keterangannya, Prof. Sundari menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap capaian dosen-dosen Universitas Khairun yang terus menunjukkan peningkatan kualitas dan kuantitas proposal yang diajukan.
“Ini merupakan capaian yang luar biasa dan membuktikan bahwa Universitas Khairun terus berkomitmen dalam mendorong budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas. Kami berharap hasil-hasil dari penelitian dan PKM ini bisa memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Maluku Utara,” ujar Prof. Sundari.
Dukungan pendanaan dari Kemdikbudristek ini menjadi bukti kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas akademik dan kontribusi nyata Universitas Khairun dalam pembangunan berbasis riset. Program hibah ini juga diharapkan mampu mendorong para peneliti dan pengabdi untuk terus berinovasi serta menghasilkan karya-karya yang relevan dan aplikatif.
Lebih lanjut, Prof. Sundari yang juga Dosen FKIP Universitas Khairun mengharapakan kepada para peneliti dan pengabdi yang proposalnya belum didanai agar tetap semangat dan mempersiapkan diri, sebab masih ada hibah pendanaan penelitian dan PKM yang bersumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kedaireka yang dibuka sepanjang tahun 2025.
“Bagi yang belum lolos didanai tetap semangat dan mempersiapkan diri untuk Hibah berikutnya, seperti dari BRIN dan Kedaireka,” imbuh Prof Sundari.
Bahkan, Guru Besar bidang Bioteknologi ini akan berupaya maksimal dan optimal agar LP2M Universitas Khairun terus dapat memberikan pendampingan serta pembinaan kepada para dosen agar kualitas proposal yang diajukan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang.
“Kita akan terus berupaya terus-menerus melakukan pendampingan dan pembinaan untuk memperbaiki kualitas proposal,” tutup Prof. Sundari. (Rus/Ans/Why)













