Kabar PROFESIANA.co.id -Ternate, Maluku Utara. Dua mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate akan mewakili kampus dalam ajang bergengsi tingkat internasional, Innovation Product Competition yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan International Conference on Sustainable Agricultural Food and Energy (SAFE) 2025. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 26–28 Juni 2025 di National Economic University (NEU), Hanoi, Vietnam.
Kedua mahasiswa tersebut adalah Winarsih Ransingin dan Higaya Arsyi, yang berasal dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Unkhair. Dalam ajang ini, mereka akan mempresentasikan produk inovasi yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya lokal berbasis pertanian berkelanjutan. Keduanya dibimbing oleh dua dosen berpengalaman, yaitu Abdul Kadir Kamaluddin, SP., M.Si. dan Dr. Hamidin Rasulu, STP., MP.
Wakil Rektor III Universitas Khairun, Abdul Kadir Kamaluddin, SP., M.Si., yang juga merupakan dosen pembimbing tim, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian mahasiswa tersebut.
“Ini merupakan bukti bahwa mahasiswa Unkhair mampu bersaing di tingkat internasional dengan ide dan inovasi yang tidak kalah dengan perguruan tinggi lain. Produk yang mereka usung sangat relevan dengan isu ketahanan pangan dan keberlanjutan energi yang menjadi fokus global saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap keikutsertaan Winarsih dan Higaya dalam kompetisi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya di Unkhair untuk terus mengembangkan potensi, serta memperluas jejaring akademik dan inovatif di kancah internasional.
“Kami berharap pengalaman ini tidak hanya membawa prestasi, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dan inovasi di kalangan mahasiswa. Mudah-mudahan mereka bisa membawa hasil terbaik untuk Unkhair dan Indonesia,” tambahnya.
Partisipasi dalam ajang internasional seperti ini selain untuk pemenuhan Penilaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Khairun, juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekosistem riset dan inovasi di lingkungan kampus, khususnya di bidang pertanian berkelanjutan yang menjadi salah satu fokus pembangunan nasional dan global. (Rus/Ans/Why)













