TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) —Suasana sedih dan haru menyelimuti Universitas Khairun (Unkhair) Ternate ketika Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum. resmi mengakhiri masa pengabdiannya sebagai Rektor. Selama bertahun-tahun menakhodai kampus ini, ia bukan sekadar pemimpin, melainkan juga pengayom, sahabat, dan teladan bagi civitas akademika.
Di bawah kepemimpinannya, Unkhair Ternate tumbuh dengan wajah baru: kampus yang inklusif, penuh kolaborasi, dan semakin percaya diri bersaing di tingkat nasional. Banyak program lahir, kerja sama terbangun, dan semangat akademik kian bergairah. Namun lebih dari itu, yang paling dikenang adalah ketulusan dan ketegasan beliau dalam memimpin.
Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan ini, sejumlah kolega memberikan kesan mendalam. Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd., salah satu dosen Unkhair Ternate menyampaikan bahwa kepemimpinan Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum. adalah teladan yang layak diteruskan. “Beliau tidak hanya memimpin dengan visi yang jelas, tetapi juga hadir sebagai sahabat yang selalu mendengar dan memberi ruang bagi kami untuk berkembang. Integritas dan dedikasinya akan selalu menjadi inspirasi bagi kami semua”, ungkapnya.
Sementara itu, Arman Adam Ibrahim, Tenaga Kependidikan yang setiap hari mendampingi rutinitas beliau sebagai rektor, tak kuasa menyembunyikan rasa haru. “Saya menyaksikan langsung betapa beliau memimpin dengan penuh kesabaran dan ketegasan. Beliau menghargai setiap tenaga, sekecil apa pun. Itu membuat kami merasa berharga dan punya arti bagi perjalanan universitas ini,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Bagi Unkhair Ternate, berakhirnya masa jabatan ini bukanlah perpisahan, melainkan jejak pengabdian yang akan terus hidup dalam setiap langkah kampus ke depan. Terima kasih atas dedikasi dan keteladanan yang telah terukir. Kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat dan inspirasi dari Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum. akan tetap menjadi cahaya bagi Unkhair Ternate dan masyarakat Maluku Utara. (Rus/Ans/Why)













