MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id) — Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar ramah tamah bersama lulusan di Hotel Four Points, Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momen pelepasan resmi lulusan sekaligus penguatan pesan moral bagi alumni yang akan melangkah ke “universitas kehidupan”.
Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa para lulusan telah melewati proses panjang yang bukan semata akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
“Melepas anak-anak kita sebagai lulusan FBS UNM secara resmi. Anak-anakku semua telah melewati proses panjang, pembentukan karakter. Telah membentuk pribadi yang kuat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Berdasarkan rekapitulasi wisuda FBS periode Januari 2026, jumlah lulusan tercatat 90 orang dengan IPK rata-rata 3,81 dan masa studi rata-rata 4 tahun 2 bulan. Sebanyak 24 lulusan menyelesaikan studi di bawah 4 tahun, sementara 66 lulusan menempuh studi di atas 4 tahun. Capaian akademik juga terlihat dari jumlah cumlaude mencapai 75 orang (83 persen) dari total lulusan.
Dalam pesannya, Prof. Farida menekankan UNM yang “semakin hari memperlihatkan jati dirinya” sebagai universitas bereputasi tinggi. Ia mengingatkan nilai-nilai yang mengakar pada prinsip Bugis-Makassar, Toraja, dan Mandar: jujur, berani, cerdas.
“Anak-anakku sekalian, jangan berhenti belajar, wisuda itu hanya simbol,” tuturnya, sembari mendorong alumni untuk segera mandiri dan tidak lagi membebani orang tua.
Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., menyampaikan rasa syukur atas perkembangan yang dicapai fakultas selama kepemimpinan berjalan, baik dari sisi akademik maupun infrastruktur.
“Kita bersyukur, dalam kepemimpinan ini ada perkembangan akademik dan infrastruktur,” ujarnya.
Ramah tamah ini juga menandai apresiasi atas capaian terbaik lulusan. Lulusan terbaik fakultas diraih Sri Wahyuni, S.Pd. (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) dengan IPK 3,99 dan masa studi 3 tahun 2 bulan, berasal dari Bone, dengan Penasehat Akademik Dr. Mayong, M.Pd.
Sementara itu, penghargaan mahasiswa terbaik non-akademik diberikan kepada Sarfina, S.Pd. (Pendidikan Bahasa Jerman) dan Nur Iffa Awaliyah, S.Pd. (Pendidikan Bahasa Arab). (Den/Ans/Why)













