MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar Wisuda Lulusan Periode Februari 2026, Tahun Akademik 2025/2026, pada Rabu (4/2/2026) bertempat di Pelataran Gedung Menara Pinisi Kampus Gunungsari Makassar yang diikuti sebanyak 1.000 lulusan dari Program Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor.
Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNM, Prof.Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. dalam pidato menyampaikan laporan singkat berbagai langkah strategis, upaya penataan, serta perkembangan penting dilakukan bersama demi menjaga keberlangsungan tata kelola, layanan akademik, dan penguatan integritas institusi.
“Momentum wisuda bukan hanya perayaan akademik, melainkan juga ruang pertanggungjawaban moral pimpinan universitas kepada seluruh civitas akademika, para orang tua, mitra, masyarakat, dan pemerintah,” ungkap Wakil Rektor III Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Berikut Enam (6) capaian singkat langkah strategis yang disampaikan Plt Rektor UNM.
1. Percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan integritas layanan kampus.
– Kami menegaskan komitmen percepatan pembangunan dan pembenahan infrastruktur kampus sebagai penopang utama tridharma (pembelajaran, riset, pengabdian) sekaligus memastikan akses keselamatan dan kenyamanan layanan akademik berjalan optimal – termasuk penguatan konektivitas dan mobilitas sivitas melalui pembenahan/prioritas infrastruktur.
2. Transformasi tata kelola Pascasarjana dan kepatuhan regulasi.
– UNM resmi menyerahkan pengelolaan Prodi Monodisiplin Magister (S2) dan Doktor (S3) dari Pascasarjana ke masing-masing fakultas untuk memperkuat efektivitas layanan akademik, mempercepat pengambilan keputusan, dan mendekatkan pengelolaan program pada ekosistem keilmuan di fakultas.
– Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Permendiktisaintek Nomor 34 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja UNM.
– Dampak yang dituju: transisi layanan akademik yang lebih fleksibel, penguatan akuntabilitas fakultas, dan konsilidasi mutu (kurikulum-SDM-penjaminan mutu) lebih terarah pada rumpun keilmuan masing-masing.
3. Penguatan akuntabilitas kinerja institusi 2026.
– Pimpinan UNM telah menandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026 sebagai turunan komitmen institusi yang selaras dengan arah dan kebijakan Kementerian, sekaligus memastikan indikator kinerja lembaga lebih terukur, terpantau, dan dapat dipertanggungjawabkan.
– Secara nasional, kontrak kinerja 2026 didorong untuk menyatukan arah “kampus berdampak” menuju agenda pembangunan SDM Indonesia sehingga target UNM di 2026 diletakkan dalam kerangka kontribusi yang nyata bagi masyarakat dan pembangunan.
4. Penguatan riset dan layanan strategis tridharma melalui akses literatur internasional.
– UNM memprkuat layanan strategis tridharma khususnya riset dan publikasi melalui akses basis data jurnal internasional ScienceDirect dan program penguatan literasi pemanfaatannya (webinar/pelatihan akses koleksi).
– Secara lebih luas, praktik penyediaan akses ScienceDirect di kawasan timur Indonesia juga didorong melalui sinergi konsorsium PTN (pengadaan lisensi bersama) untuk menekan hambatan biaya langganan dan memperluas pemerataan akses literatur bereputasi.
– Dengan penguatan akses literatur dan pendampingan pemanfaatannya, UNM menegaskan fokus pada: kualitas luaran riset, penguatan artikel bereputasi, dan ekosistem akademik yang berbasis bukti.
5. Lonjakan reputasi akademik melalui akreditasi yang internasional.
– Pada bidang akademik, UNan menegaskan pencapaian mutu global melalui raihan akreditasi internasional ASIIN.
– Lima (5) Prodi di Fakultas Teknik, yaitu (1) S1 Pendidikan Teknologi Pertanian, (2) S1 Pendidikan Teknik Sipil dan Bangunan, (3) S1 Pendidikan Teknik Mesin, (4) S1 Pendidikan Teknik Elektronika, (5) S1 Pendidikan Teknik Otomotif.
– Satu (1) di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, yaitu S1 Ilmu Keolahragaan.
– Capaian ini memperkuat posisi UNM dalam internasionalisasi (standar kurikulum, tata kelola akademik, dan jaminan mutu), serta meningkatkan daya saing lulusan pada pasar kerja dan jejaring global.
6. Prestasi kemahasiswaan yang mengharumkan nama UNM dan Indonesia.
– Apresiasi kepada UKM Pinisi Choir UNM yang meraih dua (2) medali pada ajang 4th Sing From Kobe Jepang, yaitu sebagai Juara 1 kategori Folklore dsn Juara 2 kategori Mixed Choir.
– Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas pembinaan kemahasiswaan UNM tidak hanya unggul di ruang kelad, tetapi juga kompetitif di panggung internasional.
Prof. Parida Pattinggi mengatakan laporan yang ia sampaikan secara terbuka sebagai bentuk komitmen kita bersama untuk memastikan UNM tetap menjadi isntitusi yang aman, kredibel, berprestasi, dan bermartabat. (Ans/Why)













