Kabar PROFESIANA.co.id, Makassar – Sejak kuliah di program sarjana, sebaiknya mahasiswa sudah persiapkan diri merencanakan studi lanjut. Karena itu, bekali kompetensi dan keterampilan bahasa Inggris, terutama TOEFL atau IELT.
Motivasi itu disampaikan Prof.Dr. Dyah Wediningsih, M.Pd., praktisi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan di depan sekira 100 peserta luring dan 75 daring pada Seminar “Kiat Sukses Menaklukkan Beasiswa LPDP Batch 2 Tahun 2025.”
Seminar ini dilaksanakan pada Senin, 7 Juli 2025, di Ruang Senat FBS Kampus Parangtambung. Pelaksana Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Malang Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (IKA UM Sulselbar), Ikatan Keluarga Alumni Komisariat Fakultas Bahasa dan Sastra (IKA Kom. FBS), dan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS).
Dosen Universitas Islam Malang (Unisma) ini menyampaikan materi “Sukses Raih Beasiswa LPDP”.
Dia sarankan berikan usaha terbaik untuk menghadapi seleksi administrasi, bakat skolastik, dan substansi (wawancara). Persiapkan dengan baik: biodata, esai, dan wawancara.
Murdia, S.Pd., M.TESOL, awardee Master of TESOL Monash University Australia mengisahkan perjalanan studi lanjutnya dengan materi “LPDP Starter Pack: From Essay to LoA to Interview.” Dosen FBS UNM ini membeberkan bahwa portofolio perlu dikemukan apa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.
Perempuan kelahiran Enrekang ini memberi tips dan trik wawancara, yaitu perkenalkan diri dengan kegiatan dulu, sekarang, dan akan datang; memahami tujuan tempat studi; melatih menjawab pertanyaan psikologi; menguasai seputar LPDP; dan rencana kontribusi. Selain itu, harus konsisten, jangan terlalu percaya diri, jangan bombastis, berbusana sopan, dan berdoa.
Asriadi, S.Pd., M.Pd., awardee LPDP Program Doktor UNY Tahun 2025, menuliskan kisah pengalaman meraih beasiswa LPDP dengan materi “Kiat Sukses Beasiswa LPDP Tahun 2025.” Dosen PGSD FIP UNM Kampus Bone ini menyatakan ada perubahan syarat pada kategori Surat Keterangan Pimpinan dan Format Kesediaan Promotor dan Kopromotor (khusus Program Doktor) dan waktu pelaksanaan Seleksi Bakat Skolastik (SBS).
Menurut Asriadi, passing grade untuk Tahap 2 Tahun 2025 mengalami peningkatan. Karena itu, pelamar perlu persiapan untuk seleksi administrasi, SBS, dan wawancara dengan baik.
Ketua Panitia yang juga Ketua IKA FBS, Dr. Nurming Saleh, M.Si. melaporkan kegiatan seminar bertujuan membantu pemahaman dan membekali pelamar beasiswa LPDP. Dia berharap agar menyimak pemaparan para narasumber agar dimudahkan meraih impiannya.
Dekan FBS yang sekaligus Ketua IKA UM Sulselbar, Peof.Dr. Anshari, M.Hum. menegaskan beasiswa adalah suatu berkah yang harus diperjuangkan. Bagi dosen penting studi lanjut untuk peningkatan karier dan kualitas akademiknya. Kegiatan seminar ini sebagai wujud menebar kebaikan untuk kebermanfaatan sesama.
Ingin memeroleh materi lengkap dari para narasumber, silahkan menghubungi Dedi Risaldi, No. HP/WA: 0813-5138-7812. (Dedi/Ans/Why)













