POLMAN, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) —Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Implementasi Deep Learning sebagai Inovasi dalam Manajemen Sekolah untuk Mendukung Sekolah Cerdas (Smart School Management)”, bertempat di SDN No. 023 Kebunsari Kecamatan Wonomolyo, Kabupaten Polman Sulawesi Barat. Pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan mata kuliah Administrasi dan Manajemen Sekolah yang memadukan teori dan praktik, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam mendampingi sekolah menuju manajemen pembelajaran yang lebih cerdas dan adaptif di era digital.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Program Studi PGSD, Muh Inayah, A.M., S.Pd., M.Pd., dan Kepala Sekolah SDN No. 023 Kebunsari, Hj. Hasmar, S.Pd.SD. Dalam sambutannya sekaligus membuka acara PKM, Hj. Hasmar menyampaikan apresiasi kepada tim PGSD Unsulbar atas kontribusinya dalam membantu sekolah bertransformasi ke arah manajemen modern.
“Kami merasa terbantu dengan kegiatan ini. Materi yang diberikan membuka wawasan baru bagi kami tentang bagaimana teknologi dan pembelajaran mendalam bisa diterapkan untuk mengoptimalkan manajemen sekolah,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Tim Teaching Mata Kuliah Administrasi dan Manajemen Sekolah, yakni Dr. Evy Segarawati Ampry, M.Pd., Munawir Anas, M.Pd.
Dalam sesi diskusi, tim dosen menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang reflektif, kolaboratif, dan berbasis data dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
“Smart School bukan hanya tentang perangkat digital, melainkan tentang pola pikir yang cerdas, adaptif, dan berkarakter,” tutur Dr. Evy Segarawati Ampry, M.Pd.
Selain itu, Ibu Uhwah Hasanah, S.Psi., M.Pd., turut memberikan penguatan materi mengenai relevansi antara manajemen sekolah cerdas dengan penguatan karakter guru dan peserta didik.
“Teknologi harus menjadi sarana memperkuat nilai-nilai karakter. Sekolah cerdas sejati adalah sekolah yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan emosional,” jelasnya.
Para guru SDN 023 Kebunsari juga memberikan tanggapan positif atas kegiatan ini. Salah satu guru menyampaikan:
“Pendekatan deep learning yang dijelaskan sangat inspiratif. Kami jadi memahami bahwa pengelolaan sekolah dan pembelajaran yang baik dimulai dari bagaimana kita memaknai data, refleksi, dan kolaborasi di sekolah.”
Kegiatan PKM ini melibatkan tim dosen PGSD Universitas Sulawesi Barat dan mahasiswa PGSD angkatan 2023 kelas E yang berpartisipasi aktif dalam observasi sekolah serta presentasi hasil analisis lapangan.
Melalui kegiatan ini, PGSD Universitas Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai mitra strategis sekolah dasar dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif, berdaya saing, dan berkarakter menuju terwujudnya sekolah cerdas yang sesungguhnya. (Rls/Ans/Why)













