Kabar PROFESIANA.co.id – Makassar. Mohon jangan percaya jika ada oknum yang tawarkan jasa meluluskan di jalur mandiri dengan membayar. Di Universitas Negeri Makassar (UNM), tidak ada yang pernah terima uang agar bisa diluluskan. Jalur mandiri di UNM, bersih dari suap.
Pernyataan itu dilontarkan Rektor UNM, Prof.Dr.H. Karta Jayadi, M.Sn. ketika memberi keterangan kepada awak media dalam Konferensi Pers Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Metode Tes Potensi Akademik (UTBK-TPA) dan Metode Prestasi (Juara dan Hafidz/Hafidzah) pada Senin (23/6/2025) di Gedung Menara Pinisi Lantai 16 Kampus Gunungsari Baru.
“Kalau ada yang menawarkan jasa kelulusan, berarti orang itu punya niat menipu. Karena itu, waspadalah terhadap praktik jual-beli kelulusan di Jalur Mandiri. Jalur Mandiri bukan juga sebagai ajang mencari uang,” tegas Prof. Karta Jayadi menepis maraknya isu itu.
Prof. Karta Jayadi menjelaskan, penerimaaan mahasiswa baru di UNM sudah sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu melalui tiga jalur: Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes-Ujian Tulis Berbasis Komputer (SNBT-UTBK), dan Tes/Ujian Mandiri.
“Seleksi dengan tiga jalur, memberi peluang untuk dapat lulus di UNM. Karena itu, UNM mengoptimalkan agar anak bangsa dapat diterima. Tahun 2025, UNM menyediakan daya tampung awal sebanyak 11.603 orang. Jumlah ini sangat sedikit dibanding yang tidak lulus sekitar 40.000 orang yang mendaftar di UNM, “ungkap Guru Besar Antropologi Seni.
Mantan Dekan FSD dua periode ini menyatakan tidak boleh ada anak bangsa yang berhenti kuliah karena persoalan duit atau uang. Jika ada mahasiswa UNM kesulitan biaya, maka silahkan menghubungi saya. Dengan catatan, mahasiswa harus punya kesadaran dan kejujuran.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof.Dr.Hj. Andi Aslinda, M.Si. menambahkan tahun 2025 UNM membuka metode skor SNBT-UTBK. Hal ini merupakan inovasi dan komitmen dari UNM memberi akses lebih luas.
“Metode baru ini mengacu mekanisme perangkingan. Tidak ada jalan pintas. Tidak ada titipan. Murni hasil rangking skor. Dapat dikatakan sebagai jalur kejujuran. UNM menetapkan 30% dari total kouta Jalur Mandiri,” pungkasnya.
Ketua Panitia Prof. Drs. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D didampingi Koordinator Pengawasan, Prof. Abdul Saman, S.Pd., M.Si., Ph.D. Kons. melaporkan seluruh tahapan tes/ujian. Menurut Dekan FMIPA ini, tes hari ini berjalan lancar. Pengumuman dijadwalkan pada Senin, 7 Juli 2025. (Ans/Why)













