Kabar PROFESIANA.co.id, Makassar – Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam suratnya Nomor 2019/B2/DT.01.01/2025, Hal: Penerima Bantuan PPK Ormawa 2025 telah menetapkan sebanyak 295 judul subproposal dari 145 perguruan tinggi.
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas organisasi kemahasiswaan agar mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berbasis keilmuan dan kolaboratif.
Universitas Negeri Makassar (UNM) selalu berpartisipasi dan pada tahun 2025 kembali meloloskan 6 Tim PPK Ormawa. Tahun 2024 lalu, UNM sukses menyabet prestasi gemilang dan menyandang predikat sebagai tim peraih medali terbanyak.
Daftar Nama Tim dan Judul Subproposalnya :
1. DEMA JBSI FBS UNM, Pengembangan Pojok Literai Berbasis Eduwisata dengan Pendekatan Ekologi Sosial untuk Mewujudkan Masyarakat Berdaya dan Sejahtera di Desa Salenrang.
2. Psysport BEM Psikologi, Ere-Land Discovery Tour: Pengembangan Ecotourism untuk Pelestarian Lingkungan di Desa Erelembang.
3. BKMF Sinapsis FIKK, Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat Melalui Griya SIPAKABERU (Sehat Terpadu Kampung Beru) Berbasis Local Healt Digital System untuk Mendukung SDGs Desa.
4. HIMANIS FISH, Kampus Kopi: Pemberdayaan Pemuda Melalui Wisata Edukasi Berbasis Kekayaan Intelektual Komunal dengan Strategy Particioatory Action Research untuk Kemandirian Desa Arabika.
5. HMJ Bahasa Jerman, EDUMARA (Edukasi Desa Kale Ko’mara): Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sudut EduLiterAksi sebagai Upaya Akselarasi SDGs Desa Ko’mara Takalar.
6. HMJ Sosiologi, Balla Sibaliparri: Rumah Sehat untuk Kelurahan Sehat Zero Stunting di Pulau Barrang Lompo.
Seperti raihan tahun 2024 lalu, di tahun 2025, Tim PPK Ormawa FBS UNM kembali menoreh prestasi dengan meloloskan dua tim, yaitu DEMA JBSI dan HMJ Bahasa Jerman.
Dosen pembimbing dari Tim HMJ Bahasa Jerman, Syamsurijal mengucapkan rasa syukur dan bangga atas lolosnya subproposal yang diajukan mahasiswa. Hal itu membuktikan kalau ide dan gagasan mahasiswa mampu bersaing di tingkat nasional.
Lanjut Syamsulrijal, kesuksesan ini tidak terlepas dari dukungan dari Rektor UNM dan terkhusus Dekan FBS, Prof. Dr. Anshari, M.Hum. yang terus mengarahkan dalam peningkatan prestasi mahasiswa. (Ans/Why)













