BOGOR, JAWA BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) — Universitas Khairun (Unkhair) Ternate kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan, riset, inovasi dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Unkhair dan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025 bertempat di Ruang Sidang 1, Gedung Andi Hakim Nasoetion Lantai 2, Kampus IPB Darmaga, Bogor.
Ruang lingkup kerjasama tersebut meliputi kolaborasi dalam berbagai bidang strategis, antara lain: pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, publikasi dan diseminasi ilmiah, penyediaan konsultan ahli, analisis data laboratorium dan survei penelitian, kegiatan pemberdayaan masyarakat, hilirisasi produk riset, pengembangan inkubator bisnis dan industri LPPM, serta manajemen riset nasional.
Dari pihak Unkhair Ternate hadir Wakil Rektor Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si; Ketua Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd; Kepala Sub Bagian Umum LPPM M. Assad Jamil, S.E.; serta Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang juga alumni IPB Dr. Aziz Hasyim, S.E., M.Si.
Sementara dari pihak IPB hadir Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr; Direktur Kerjasama Dr. Alfian Helmi, S.KPm., M.Sc; dan Asisten Direktur Inovasi Dr. drh. I Ketut Mudite Adnyane, M.Si.
Dalam sambutannya, Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si menyampaikan apresiasi atas penerimaan IPB sebagai tuan rumah yang telah memfasilitasi pelaksanaan penandatanganan kerjasama ini. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat IPB. Kerjasama ini menjadi momentum penting bagi Unkhair dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam membangun ekosistem riset dan inovasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mantan Dekan Fakultas Pertanian Unkhair Ternate dua periode ini menegaskan bahwa sebagai kampus PTN BLU, Unkhair dituntut untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan daya saing bangsa. Menurutnya, kolaborasi dengan IPB akan menjadi langkah strategis untuk mengakselerasi transformasi institusi.
Abdul Kadir Kamaluddin, S.P.,.M.Si juga berharap agar pelaksanaan PKS ini tidak sekadar bersifat seremonial tetapi diwujudkan melalui implementasi nyata di berbagai bidang. “Kami berharap kolaborasi ini mengarah pada kegiatan riset bersama, program pemberdayaan masyarakat, hilirisasi produk inovasi, serta penguatan inkubator bisnis berbasis sumber daya lokal,” tutupnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr menyampaikan bahwa IPB menyambut baik kunjungan Unkhair dalam rangka penandatanganan kerjasama yang sesungguhnya telah terjalin sejak lama melalui banyaknya dosen Unkhair melanjutkan studi di IPB. Menurutnya, hubungan kedua lembaga ini memiliki dimensi strategis menuju penguatan riset agromaritim nasional.
“IPB terus mendorong kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kami melihat Unkhair Ternate memiliki visi yang sama dalam pengembangan kajian agromaritim, sehingga sinergi ini sangat potensial dalam menghasilkan inovasi tepat guna, khususnya bagi pengembangan wilayah timur Indonesia,” ungkap Pria yang saat ini juga menjabat sebagai PLH Rektor IPB.
Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr juga berharap agar hasil kerjasama ini dapat diejawantahkan dalam bentuk kegiatan konkret, mulai dari pelaksanaan riset kolaboratif, program inovasi teknologi tepat guna, hingga pemberdayaan masyarakat pesisir dan agraris berbasis hasil penelitian.
Dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama ini, diharapkan Unkhair dan IPB dapat saling memperkuat kapasitas kelembagaan dalam mewujudkan kampus berdaya saing nasional dan global, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berpihak dan berdampak pada pengembangan masyarakat agromaritim. (Rus/Ans/Why)













