BAZNAS Makassar Harap Muslimat Wahdah Kolaborasi soal Data Muzakki dan Mustahik

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Kabar PROFESIANA, co,id:

Di tengah geliat kebangkitan filantropi Islam saat ini, BAZNAS sebagai representasi negara, tentu tidak bisa berjalan sendirian. Lembaga pemerintah nonstruktural ini, tentunya membutuhkan kolaboratif melibatkan seluruh elemen umat. Salah satunya, Muslimah Wahdah Pusat (MWP).

Demikian yang mengemuka saat pimpinan BAZNAS Kota Makassar masing masing Yusran Sofyan, SE, S. Kom, M.Si (Wakil Ketua I), H. Ahyar Amnur, S.Pd, M.Pd (Wakil Ketua III), serta Prof. Dr. Yusriani, S.KM, M.Kes (Wakil Ketua IV) saat menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Muslimah Wahdah Pusat (MWP), Jumat, 31 Juli 2026.

Di hadapan Pengurus MWP yakni, Zelfi Amran—Wakil Ketua III, Hijrayanti—Humas, Farida Aprianti –Departemen Keuangan, serta Nirwana—Devisi Pengembangan Usaha (DPU), pimpinan BAZNAS Makassar mengemukakan, salah satu langkah strategis yang diharapkan mengarah pada membangun kerja sama—khususnya dalam hal integrasi dan sinkronisasi data muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat).

Baca Juga :  Sebanyak 164 Mahasiswa Baru BK FIP UNM Ikuti PKKMB 2026, Dorong Jadi Sarjana Berprestasi dan Intelektual Muda

 

“Salah satu fondasi yang paling penting dan krusial dari BAZNAS Kota Makassar adalah, kebutuhan akan data muzakki dan mustahik yang akurat dari Muslimat Wahdah Pusat. Tujuannya, agar dalam memetakkan potensi zakat, sekaligus penyaluran kebermanfaatan dana ummat yang telah dihimpun untuk kemaslahatan masyarakat Islam berjalan sesuai aturan syariah,” tutur Prof. Yusriani.

Baik Yusriani, Yusran Sofyan, maupun Ahyar Amru mengaku,  jika validitas dan akurasi data tidak akurat, maka seringkali terjadi tumpang tindih penyaluran bantuan, atau justru ada mustahik yang luput dari perhatian, begitu pula sebaliknya.

Baca Juga :  Imran : Bencana Sumatera Duka seluruh anak Bangsa

Ketiganya juga sama sama mengaku, membangun kolaborasi BAZNAS dan Muslimah Wahdah dalam hal pendataan ini pada akhirnya adalah tentang trust (kepercayaan) dan sinergi.

“Negara hadir melalui BAZNAS dengan regulasi, sementara masyarakat sipil seperti Muslimat Wahdah hadir dengan fleksibilitas dan kedekatannya pada umat Islam hingga lapisan terbawah. Jika keduanya direkatkan, bakal mengerucut pada jaring pengaman sosial sangat kuat. Itu berarti kerja kerja BAZNAS ber-DAMPAK kepada ummat,” tutup Yusriani. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Berita Terkait

Tim Ahli Walikota Minta BAZNAS Makassar Jaga ‘Trust’
Murid SD Muhammadiyah Terima Bantuan Pendidikan BAZNAS, Satunya Anak Tukang Gojek
23 Sekolah Adu Ketangkasan PBB di Kodaeral VI Memperebutkan Piala Panglima TNI
Wakil Ketua IV BAZNAS Konsolidasi Internal dengan Staf
November, DPP Elang Timur Indonesia Dilantik, Tim Konsolidasi
Pelindo Regional 4 Makassar Jadikan Pelindo Day Momentum Perkuat Peta Peran dan Kolaborasi
BAZNAS Bantu Kursi Roda bagi Lansia Dhuafa di Barukang V
Empat Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah UIN Alauddin Praktek Profesi di BAZNAS

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Tim Ahli Walikota Minta BAZNAS Makassar Jaga ‘Trust’

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Murid SD Muhammadiyah Terima Bantuan Pendidikan BAZNAS, Satunya Anak Tukang Gojek

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:10 WIB

23 Sekolah Adu Ketangkasan PBB di Kodaeral VI Memperebutkan Piala Panglima TNI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Wakil Ketua IV BAZNAS Konsolidasi Internal dengan Staf

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:37 WIB

November, DPP Elang Timur Indonesia Dilantik, Tim Konsolidasi

Berita Terbaru

Makassar

Tim Ahli Walikota Minta BAZNAS Makassar Jaga ‘Trust’

Senin, 5 Okt 2026 - 19:46 WIB

Opini

Menuju Intelektual NU yang Kosmopolitan dan Berkarakter

Senin, 5 Okt 2026 - 13:38 WIB