MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Di hari Ahad pagi, 27 Juli 2025, sekira 1.000-an peserta memadati jalan di pettarani. Suasana macet bukan karena demo, melainkan iring-iringan civitas akademika dan mitra Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan jalan santai.
Tak pelak, kendaraan mobil dan motor melambat karena begitu padatnya. Dimulai dari halaman hall pascasarjana belok kanan ke arah pettarani. Di depan kantor BKKBN, peserta jalan memutar menuju ke Pelataran Pinisi.
Di area pelataran pinisi, tersedia panggung megah dan di kelilingi stand fakultas dan unit kerja di UNM menyediakan aneka macam kuliner.
Sesampai di pelataran pinisi, terdengar hentakan musik. Di atas panggung telah berdiri pria dan wanita menggunakan kostum olahraga.
Senam gembira pun memeriahkan suasana. Hentakan musik, irama, dan gerak tarian senam terus mengalun.
Rektor UNM, Prof.Dr. H. Karta Jayadi, M.Sn. dan Ketua DPP IKA UNM, Prof.Dr. Andi Muh. Nurdin Halid larut dalam kegembiraan.
Seusai senam gembira, peserta dihibur dengan penampilan band. Kemudian, Rektor dan pimpinan berkeliling ke stand kuliner mencicipi aneka kuliner khas Sulawesi Selatan.
Diesnatalis ke-64 UNM dikemas dalam konteks efesiensi. Hadiah yang diberi tidak lagi jor-joran. Hadiah utama berupa motor, ada pula kulkas, kipas angin, seterika, dan lain-lain.
Hadiah spektakuler justru datang dari Ketua IKA UNM. Awalnya, Prof. Nurdin Halid siapkan 3 umrah. Kemudian, ditambah 2 lagi. Pemenang rencana berangkat di September.
Seusai pemberian hadiah utama, sepeda motor, acara ditutup dengan penampilan menyanyi bersama pimpinan dan dharma wanita. (Ans/Why)













