Kabar PROFESIANA.co.id, Makassar – Pemberian nilai adalah tugas pokok seorang dosen sebagai rangkaian dari kegiatan akademik pembelajaran. Nilai menjadi tolak ukur keberhasilan bagi mahasiswa dalam mengikuti mata kuliah. Karena itu, dosen mesti hati-hati dan cermat memberi nilai.
Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn, menegaskan bahwa pengamanan nilai dari modus kejahatan mengganti dan mengubah nilai di aplikasi Sistem Informasi Akademik (SIA) membuat aplikasi khusus dalam penginputan yang diberi nama Si-Nilai hendaknya betul-betul sudah aman dari kejahatan hacker.
Prof. Karta Jayadi menyampaikan hal itu di depan para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil dekan, Direktur dan Wakil Direktur Program Pascasarjana, Ketua lembaga, Kepla Biro, para Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan, para Kaprodi dan dosen UNM pada acara launching aplikasi penginputan nilai pada Jumat 9 Mei 2025 di Ball room Teater lantai 2 Gedung Menara Pinisi UNM.
Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Aslinda, M.Si melaporkan latar pembuatan fitur aplikasi Si-Nilai yang dinilai sebagai pengembangan SIA karena aplikasi yang selama ini banyak permasalahan apalagi aplikasi SIA sudah tua sehingga sudah banyak orang yang bisa menggunakannya.
“Berdasarkan temuan dan penelusuran, terjadi indikasi jual beli yang melibatkan oknum internal (Mahasiswa) dan eksternal (orang luar sebagai otak atau pengendali). Ketika diberlakukan pembatasan penginputan nilai, terungkap dan ditemukan 2438 nilai yang berubah,”ungkap Prof Aslinda.
Bahkan, kata Prof Aslinda, ditemukan lagi sekitar 24000 nilai dijual dan diubah dari seluruh fakultas. Dri kasus ini, tim ICT UNM yang melibatkan dosen dan mahasiswa telah menciptakan aplikasi Si-Nilai agar tidak ada lagi kejahatan jual beli nilai.
Penulis : (Ans)













