Ketua BAZNAS Makassar Sebut KKP Unismuh tak Sekadar Jadi Bekal Akademis

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar PROFESIONA,co,id:

Suasana haru bercampur bangga ‘pecah’ di ruangan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar. Rasa haru itu, bukan semata lantaran perpisahan, melainkan karena perayaan atas selesainya sebuah babak penting yang dilakoni 14 peserta Kuliah Kerja Profesi (KKP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Senin, 8 September 2025, petang tadi,

Ketua BAZNAS Makassar, HM.Ashar Tamanggong, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi yang diberikan mahasiswa selama dua bulan ber-KKP di lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini tersebut.

“Meski hanya dua bulan mahasiswa Unismuh ber-KKP di BAZNAS Makassar ini, namun begitu berarti. Malah, para mahasiswa ini membawa energi segar dan perspektif baru,” ujarnya.

HM.Ashar Tamanggong mengemukakan, apa apa yang telah diperoleh mahasiswa KKP Unismuh Makassar di BAZNAS agar dapat diterjemahkan kembali kapada muzzaki dan mustahik di tengah tengah kaum muslimin, bukan saja di Makassar, melainkan di daerah asal masing masing mahasiswa.

Menurut ATM—sapaan akrab da’i kondang yang juga Doktor asal Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, berbagai pengalaman yang diperoleh di BAZNAS Makassar tidak sekadar menjadi bekal akademisi, utamanya dalam penyelesaian studi semata, tetapi juga menumbuhkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesama kaum muslimin, utamanya para mustahik yang betul betul membutuhhkan uluran tangan.

Sebelum mengakhiri sambutannya, ATM mengakui, mahasiswa KKP Unismuh Makassar adalah generasi ekonom masa depan yang telah merasakan langsung bagaimana ilmu dapat bersinergi dengan amal, bagaimana profesionalisme dapat beriringan melalui pelayanan sosial.

Baca Juga :  Prodi Magister Ilmu Administrasi Publik Unismuh Makassar Raih Akreditasi Unggul LAMSPAK

“Kami mengharapkan, kelak, di antaranya peserta KKP Unismuh di BAZNAS Makassar kali ini diharapkan akan muncul sebagai pemimpin-pemimpin yang mampu menggabungkan kecerdasan intelektual dengan kepekaan nurani, menciptakan inovasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga membawa manfaat bagi umat dan keummatan di manapun mereka berada,” tutup mantan Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Kota Makassar itu.

Sementara itu, dua dosen pembimbing masing masing, Dr.Syahidah Rahman, dan M.Yusuf K,SE,M.E sama sama menyampaikan terima kasih kepada jajaran BAZNAS Makassar yang telah membimbing peserta KKP Unismuh.

Dr.Syahidah Rahman menambahkan, bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar sendiri, anak anak didiknya ber- KKP di BAZNAS Makassar adalah wujud nyata dari komitmen universitas untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepekaan social yang sejalan dengan nilai-nilai ke-Muhammadiyah-an.

Artinya, pengalaman ber-KKP di BAZNAS Makassar tentunya menjadi fondasi yang kuat bagi mahasiswa untuk menjadi ekonom atau profesional bisnis yang bertanggung jawab, sekaligus dapat mengintegrasikan aspek keuntungan dan tujuan mulia.

“Selama dua bulan di BAZNAS Makassar ini, mahasiswa telah melihat langsung bagaimana teori-teori ekonomi yang mahasiswa pelajari di bangku kuliah, bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat. Mahasiswa menyaksikan bagaimana instrumen mulia seperti zakat, infaq, dan sedekah bukan sekadar angka di laporan keuangan, melainkan menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” tutup.

Nurhaqika Muis yang bertindak sebagai koordinator KKP Unismuh Makassar mewakili rekan rekannya mengatakan, KKP merupakan jembatan emas yang menghubungkan dunia akademik dengan kenyataan profesional.

Baca Juga :  FBS UNM dan TIEC Indonesia Teken MoU dan IA, Sepakat Kerja Sama dan Kolaborasi di Bidang Akademik

Baginya, ber-KKP di BAZNAS Makassar juga adalah sebuah kesempatan langka. Pasalnya, dirinya dan 14 rekannya tidak hanya dihadapkan pada angka-angka laporan atau strategi distribusi dan pendayagunaan para mustahik, melainkan bertransformasi menjadi bagian dari roda penggerak kebaikan, mengelola amanah umat, dan mendistribusikan manfaat kepada mereka yang membutuhkan, seperti tersirat dalam delapan asnap.

Nurhaqikah Musin menambahkan, dengan berkahirnya KKP di BAZNAS Makassar tidak kemudian terputus sudah hubungannya lengan lembaga amil terpercaya itu, melainkan babakan baru telah dimulai bagi mahasiswa hebat Unismuh.

Pengalaman di BAZNAS Makassar justru akan terus dijadikan lentera yang memandu langkah, sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap transaksi ekonomi, tentunya ada tanggung jawab sosial yang tak boleh diabaikan.

Sebab, dirinya dan rekan rekannya telah terlibat dalam proses penilaian mustahik, merasakan desah nafas mereka yang berjuang sendiri hanya untuk menyambung hidup. Mereka ikut mendistribusikan amanah umat, melihat senyum tulus yang tak bernilai harganya.

‘Meski hanya dua bulan di BAZNAS Makassar ini, namun begitu berkesan. Kami selain dapat mengaplikasikan teori yang diperoleh di kampus, juga dapat menimbah ilmu baru. Karena itu, mewakili teman teman, kami mengucapkan terima kasih yang begitu besar kepada seluruh jajaran BAZNAS, baik para pimpinan, maupun staff pelaksana. Kami banyak dibimbing, kami dapat melihat langsung kondisi para mustahik yang membutuhkan bantuan di lapangan. Kami tertarik dengan kerja kerja BAZNAS Makassar,” tutup Nurhaqikah Muis. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Berita Terkait

Dekan FBS UNM Ajak Lulusan Terus Membawa Adab, Ilmu, dan Kepemimpinan Diri
Plt. Rektor UNM Apresiasi Capaian FBS: Inovasi Akademik dan Efisiensi Studi Terus Menguat
FBS UNM Kembali Lahirkan Doktor Baru, Nur Apriany Nukuhaly Gagas Model Pembelajaran Menulis Esai Berbasis Heutagogi
Melalui Rumah Inovasi Indonesia, BRIN Ajak UNM Ubah Riset Menjadi Solusi Bangsa
Dosen FBS UNM Akhmad Affandi Raih Beasiswa S3 Luar Negeri BKI 2026 untuk Studi di TU Dresden Jerman
Melalui IC-ST, Mahasiswa Poltekpar Makassar Berjejaring Nasional hingga Internasional
Prestasi Gemilang! Prodi S3 Pendidikan Ekonomi Program Pascasarjana UNM Raih Akreditasi Unggul, Bukti Mutu Tak Diragukan
Mentan Amran Dorong UNM Hadir dalam Swasembada dan Hilirisasi Pangan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:37 WIB

Dekan FBS UNM Ajak Lulusan Terus Membawa Adab, Ilmu, dan Kepemimpinan Diri

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:31 WIB

Plt. Rektor UNM Apresiasi Capaian FBS: Inovasi Akademik dan Efisiensi Studi Terus Menguat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:53 WIB

FBS UNM Kembali Lahirkan Doktor Baru, Nur Apriany Nukuhaly Gagas Model Pembelajaran Menulis Esai Berbasis Heutagogi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:17 WIB

Dosen FBS UNM Akhmad Affandi Raih Beasiswa S3 Luar Negeri BKI 2026 untuk Studi di TU Dresden Jerman

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:29 WIB

Melalui IC-ST, Mahasiswa Poltekpar Makassar Berjejaring Nasional hingga Internasional

Berita Terbaru