FBS UNM Kembali Lahirkan Doktor Baru, Nur Apriany Nukuhaly Gagas Model Pembelajaran Menulis Esai Berbasis Heutagogi

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)— Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (FBS UNM) kembali melahirkan doktor baru melalui Sidang Promosi Doktor Program Studi S-3 Ilmu Pendidikan Bahasa. Sidang promosi tersebut berlangsung di Gedung Dekanat FBS UNM, tepatnya di Ruang Senat, pada Selasa, 26 Mei 2026.

Promovendus dalam sidang ini adalah Nur Apriany Nukuhaly, mahasiswa Program Studi S-3 Ilmu Pendidikan Bahasa, dengan disertasi berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Menulis Esai Berdasarkan Pendekatan Heutagogi di Perguruan Tinggi.”

Sidang promosi doktor dipimpin oleh Prof. Dr. Anshari, M.Hum., selaku Ketua Sidang sekaligus Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM. Turut hadir dalam majelis sidang, Prof. Dr. Mantasiah R, M.Hum. sebagai Sekretaris/Kaprodi sekaligus Promotor, Prof. Dr. Azis, S.Pd., M.Pd. sebagai Kopromotor I, Prof. Dr. Juanda, M.Hum. sebagai Kopromotor II, Dr. Usman, S.Pd., M.Pd. dan Dr. H. Abd. Rahim, S.E., M.Pd. sebagai Penguji Internal, serta Prof. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd. sebagai Penguji Eksternal.

Melalui sidang promosi ini, FBS UNM menegaskan perannya sebagai ruang akademik yang terus mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam pengembangan ilmu pendidikan bahasa. Disertasi yang dipresentasikan Nur Apriany Nukuhaly mengangkat isu penting dalam pembelajaran menulis esai di perguruan tinggi, terutama bagaimana mahasiswa tidak hanya dilatih menghasilkan tulisan akademik, tetapi juga dibimbing menjadi pembelajar yang mandiri, reflektif, kritis, dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri.

Baca Juga :  Terima Kunjungan SMA Negeri 2 Parepare, Prof. Anshari: Penting Bagi Siswa Mengenal Jurusan dan Program Studi Sebelum Masuk Kuliah

Gagasan utama yang ditawarkan promovendus terletak pada pengembangan model pembelajaran menulis esai berbasis pendekatan heutagogi. Pendekatan ini memandang mahasiswa sebagai subjek aktif yang mampu menentukan kebutuhan belajar, mengelola proses berpikir, mengevaluasi sumber pengetahuan, menyusun argumen, serta merefleksikan kualitas tulisannya. Dengan demikian, pembelajaran menulis esai tidak berhenti pada keterampilan teknis menyusun paragraf, tetapi bergerak menuju pembentukan kapasitas berpikir akademik yang lebih matang.

Dalam pengantarnya, Ketua Sidang Prof. Dr. Anshari, M.Hum. menyampaikan bahwa sidang promosi doktor merupakan forum akademik yang tidak hanya menguji pertanggungjawaban ilmiah promovendus, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi keilmuan FBS UNM dalam melahirkan pakar baru di bidang pendidikan bahasa.

“Sidang promosi doktor ini merupakan momentum akademik yang penting bagi Fakultas Bahasa dan Sastra UNM. Melalui forum seperti ini, kita menyaksikan lahirnya gagasan ilmiah yang diharapkan dapat memberi kontribusi bagi pengembangan pembelajaran bahasa, khususnya di perguruan tinggi,” ujar Prof. Anshari.

Prof. Anshari juga menegaskan bahwa FBS UNM terus berkomitmen menjaga kualitas proses akademik pada jenjang doktoral melalui bimbingan, pengujian, dan tradisi ilmiah yang kuat.

“Fakultas Bahasa dan Sastra UNM terus mendorong agar setiap karya doktoral memiliki kekuatan akademik, relevansi keilmuan, dan manfaat bagi pengembangan pendidikan. Sidang promosi ini menjadi bagian dari komitmen tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Penguji Eksternal Prof. Dr. Indrya Mulyaningsih, M.Pd. memberikan perhatian pada relevansi pendekatan heutagogi dalam pembelajaran menulis esai. Menurutnya, model yang dikembangkan promovendus memiliki nilai penting karena merespons kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut kemandirian, kreativitas, dan kemampuan reflektif mahasiswa.

Baca Juga :  Dosen FBS UNM Raih Juara 1 Kaligrafi Digital MTQ Sulsel 2026, Perpaduan Tradisi dan Teknologi Jadi Kunci

“Gagasan yang dikembangkan dalam disertasi ini menarik karena menempatkan mahasiswa sebagai pusat proses belajar. Dalam pembelajaran menulis esai, mahasiswa tidak cukup hanya mengikuti instruksi, tetapi perlu diberi ruang untuk menemukan gagasan, menguji argumen, dan merefleksikan kualitas tulisannya secara mandiri,” ungkap Prof. Indrya.

Ia menambahkan, pendekatan heutagogi dapat menjadi salah satu alternatif penguatan pembelajaran menulis akademik di perguruan tinggi, terutama dalam menghadapi perubahan karakter mahasiswa dan perkembangan ekosistem pembelajaran yang semakin dinamis.

“Model ini memiliki potensi untuk memperkaya praktik pembelajaran menulis akademik. Nilainya terletak pada keberanian menggeser pembelajaran dari pola yang sepenuhnya dikendalikan dosen menuju pembelajaran yang lebih partisipatif, reflektif, dan memberi tanggung jawab lebih besar kepada mahasiswa,” jelasnya.

Sidang promosi doktor Nur Apriany Nukuhaly menjadi penanda bahwa FBS UNM terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya akademik di bidang pendidikan bahasa. Lahirnya doktor baru ini diharapkan tidak hanya menambah jumlah akademisi bergelar doktor, tetapi juga memperkaya khazanah model pembelajaran menulis esai yang lebih kontekstual, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi masa kini. (Den/Ans/Why)

Berita Terkait

Melalui Rumah Inovasi Indonesia, BRIN Ajak UNM Ubah Riset Menjadi Solusi Bangsa
Dosen FBS UNM Akhmad Affandi Raih Beasiswa S3 Luar Negeri BKI 2026 untuk Studi di TU Dresden Jerman
Melalui IC-ST, Mahasiswa Poltekpar Makassar Berjejaring Nasional hingga Internasional
Prestasi Gemilang! Prodi S3 Pendidikan Ekonomi Program Pascasarjana UNM Raih Akreditasi Unggul, Bukti Mutu Tak Diragukan
Mentan Amran Dorong UNM Hadir dalam Swasembada dan Hilirisasi Pangan Nasional
FBS, FMIPA, dan FSD UNM Gelar Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Ulil Albab Kampus Parangtambung
Guru Besar FIP UNM Jadi Khatib Salat Iduladha 2026 di Pelataran Menara Pinisi, Jadikan Nilai-nilai Qurban sebagai Inspirasi Pengembangan Pendidikan
Empat Tim Ormawa UNM Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026, Tegaskan Komitmen Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:53 WIB

FBS UNM Kembali Lahirkan Doktor Baru, Nur Apriany Nukuhaly Gagas Model Pembelajaran Menulis Esai Berbasis Heutagogi

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:50 WIB

Melalui Rumah Inovasi Indonesia, BRIN Ajak UNM Ubah Riset Menjadi Solusi Bangsa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:17 WIB

Dosen FBS UNM Akhmad Affandi Raih Beasiswa S3 Luar Negeri BKI 2026 untuk Studi di TU Dresden Jerman

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:29 WIB

Melalui IC-ST, Mahasiswa Poltekpar Makassar Berjejaring Nasional hingga Internasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20 WIB

Prestasi Gemilang! Prodi S3 Pendidikan Ekonomi Program Pascasarjana UNM Raih Akreditasi Unggul, Bukti Mutu Tak Diragukan

Berita Terbaru