MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id) – Program Studi (Prodi) S3 Pendidikan Ekonomi Program Pascasarjana pada Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga AKreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) Nomor: 852/SK/LAMDIK/Ak/D/V/2026 masa berlaku 12 Mei Tahun 2026 sampai 11 Mei Tahun 2031. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada jenjang doktoral pendidikan ekonomi di Indonesia.
Predikat Unggul tersebut ditetapkan setelah pelaksanaan Asesmen Lapangan yang berlangsung pada 8–9 Mei 2026. Proses asesmen dilakukan oleh dua asesor berpengalaman, yakni Prof. Dr. Rusdati, M.Si dari Universitas Negeri Semarang dan Prof. Dr. Agung Winarno, M.Pd dari Universitas Negeri Malang. Kedua asesor melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kurikulum, kualitas dosen, luaran penelitian, hingga tata kelola program studi.
Ketua Prodi S3 Pendidikan Ekonomi, Prof. Dr. Rahmatullah, S.Pd., M.E, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih akreditasi Unggul merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mulai dari pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan.
“Pencapaian Unggul ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mengembangkan program studi unggul dan berdaya saing global. Ini adalah hasil kerja keras, kolaborasi, dan konsistensi dalam menjaga mutu,” ungkapnya, Kamis (4/6/2026).
Lebih lanjut, Prof. Rahmatullah menjelaskan bahwa Prodi S3 Pendidikan Ekonomi terus melakukan berbagai inovasi akademik, termasuk penguatan riset berbasis kebijakan pendidikan ekonomi, publikasi ilmiah bereputasi internasional, serta kolaborasi penelitian dengan berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Menurutnya, capaian akreditasi Unggul ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas ke depan.
Dalam proses asesmen lapangan, tim asesor melakukan penelaahan dokumen secara mendalam serta dialog langsung dengan pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan. Aspek yang menjadi perhatian utama meliputi relevansi kurikulum dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kualitas disertasi mahasiswa, produktivitas publikasi ilmiah, serta dampak keilmuan terhadap masyarakat.
Asesor juga menyoroti berbagai capaian Prodi S3 Pendidikan Ekonomi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk peningkatan jumlah publikasi pada jurnal bereputasi, penguatan jejaring akademik, serta kontribusi nyata dalam pengembangan kebijakan pendidikan ekonomi di tingkat regional maupun nasional.
Selain itu, dukungan institusi dari UNM juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini. Universitas dinilai konsisten dalam menyediakan fasilitas akademik yang memadai, sistem penjaminan mutu yang kuat, serta kebijakan strategis yang mendorong internasionalisasi program studi.
Capaian akreditasi Unggul ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Prodi S3 Pendidikan Ekonomi, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar universitas. Status tersebut sekaligus menegaskan posisi program studi ini sebagai salah satu pusat unggulan pengembangan ilmu pendidikan ekonomi di Indonesia Timur.
Dalam kesempatan terpisah, sejumlah dosen dan mahasiswa menyambut baik hasil akreditasi tersebut. Mereka menilai bahwa predikat Unggul akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan, sekaligus membuka peluang lebih luas untuk kerja sama akademik internasional.
Pihak Prodi S3 Pendidikan Ekonomi mengaku berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan standar mutu yang telah dicapai. Fokus utama pengembangan meliputi penguatan riset inovatif, peningkatan kualitas lulusan doktor yang adaptif terhadap tantangan global, serta perluasan jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset dunia. (Den/Ans/Why)


























