Guru Besar FIP UNM Jadi Khatib Salat Iduladha 2026 di Pelataran Menara Pinisi, Jadikan Nilai-nilai Qurban sebagai Inspirasi Pengembangan Pendidikan

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Guru Besar Bidang Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) bertindak selaku khatib salat Iduladha 2026 bertempat di Pelataran Gedung Menara Pinisi, Rabu (27:5/2026), yang dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNM, Prof.Dr. Farida Patittingi, S.H.,M.Hum., para wakil rektor, para dekan dan direktur, sivitas akademika UNM, dan masyarakat sekitar.

Prof.Dr.H. Abdullah Sinring, M.Pd. menyampaikan materi ceramah dengan judul:” Nilai-Nilai Qurban dalam Pengembangan Pendidikan.” Ia mengatakan ada dua peristiwa penting di momen Iduladha, yakni ibadah haji dan qurban. Kita memiliki tiga peran besar, yaitu peran orang tua seperti Nabi Ibrahim As., peran anak seperti Nabi Ismail As., dan peran pendidik seperti Rasululullah Muhammad Saw. Ketiganya disatukan dalam satu nilai, yaitu berkurban karena cinta kepada Allah Swt.

“Qurban bukan hanya sebagai bentuk ibadah pribadi yang bersifat ritual, melainkan juga memiliki dimensi sosial dengan membagikan dagingnya kepada orang yang membutuhkan sesuai syariat,” katanya.

0Ia menegaskan bahwa dari peristiwa qurban ini dapat dianologikan Nabi Ibrahim As sebagai Rektor pertama “Universitas Tauhid.” Beliau mengajarkan bahwa puncak kecerdasan adalah tunduk saat perintah Allah datang, meski logika manusia belum sampai. Ini penting bagi lembaga pendidikan, yakni kampus hebat bukan yang paling canggih teknologinya, melainkan yang paling lurus taihidnya.

Baca Juga :  Masyaallah dan Alhamdulillah, Berita Gembira: Pendaftaran Beasiswa PPDI Tahun 2025 Diperpanjang Sampai dengan Tanggal 26 Juni 2025, Silahkan Unduh Linknya

Mantan Dekan FIP UNM mengemukakan lima nilai yang dapat dijadikan inspirasi pengembangan pendidikan: (1) nilai tauhid, yakni untuk pendidikan harus berbasis pada ketundukan kepada Allah Swt.; (2) nilai pengorbanan, yakni untuk mencapai mutu yang baik dibutuhkan tenaga, waktu, dan biaya yang memadai; (3) nilai musyawarah, yakni pendidikan harus bersifat dialogis; (4) nilai keikhlasan, yakni pendidikan bersifat anti riya akademik; dan (5) nilai kepedulian sosial, yakni ilmu harus dibagikan sebagaimans daging wurban harus dibagikan kepada yang membutuhkan.

Ia mengajak merenungkan analogi gejala alam, yaitu besi itu kuat, tetapi dapat dilembekkan api; api itu kuat, tetapi air dapat dihisap awam; awam itu kuat, tetapi awam dapat dibawa angin; angin itu kuat, tetapi angin dapat dibendung gunung; gunung itu kuat, tetapi gunung dapat diruntuhkan manusia; manusia itu kuat, tetapi dapat diperbudak hawa nafsunya; hawa nafsu itu kuat, tetapi hawa nafsu dapat dikendalikan iman; dan untuk merawat iman diperlukan ilmu.

Baca Juga :  Konsulat Australia di Makassar Jajaki Kolaborasi dengan FBS UNM, Telusuri Jejak Bahasa Bugis-Makassar di Suku Aborigin

“Ya Allah, satukan hati pimpinan dan para dosen, para mahasiswa, dan para orang tua dalam ruh qurban. Jadikan kampus kami sebagai Shafa-Marwa, yakni tempat ikhtiar tidak kenal lelah. Jadikan rumah kami seperti tenda Sitti Hajar, yakni yakin walau ia sendiri. Jadikanlah kelas kami seperti Padang Arafah, yakni semua dama di hadapan-Mu. Ya Allah, terimalah qurban ilmu, qurban harta, dan qurban waktu kami,” tutupnya dalam narasi doa.

Seusai salat Iduladha, UNM melakukan pemotongan herwan qurban. Tahun 2026, sivitas akademika menyembelih hewan kurban, yaitu 60 ekor sapi dan tiga ekor kambing. Pemotongan hewan qurban berlangsung di kantor pusat dan beberapa fakultas.

Pemotongan hewan qurban di area belakang Gedung Menara Pinisi UNM disaksikan langsung Prof. Farida Patittingi yang didampingi para wakil rektor, dekan, dan kepala biro. Dilanjutkan jamuan makan bersama di rumah jabatan rektor. (Ans/Why)

Berita Terkait

Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo
Berbagi Pengalaman Profesional Internasional, Dua Alumni FBS UNM Dorong Mahasiswa Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri
Seminar Nasional Administrasi Kesehatan, Rektor UNM Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era AI
Dosen FIKK UNM Dorong Latihan Mental Terintegrasi dalam Program Kepelatihan Kempo Nasional
Akademisi FIKK UNM Tampil sebagai Invited Speaker di The 12th SEA-DR International Conference 2026 UNJ
Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIKK Menjadi Narasumber Pada Penataran Pelatih Daerah dan Nasional
Dosen PJKR FIKK UNM Dr. Fatoni Raih Predikat Peserta Terbaik Publication in Camp Kemdiktisaintek 2026
Sutanti Idris dari UI Bersama Tim Internasional Publikasikan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Scopus Q1

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Berbagi Pengalaman Profesional Internasional, Dua Alumni FBS UNM Dorong Mahasiswa Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Seminar Nasional Administrasi Kesehatan, Rektor UNM Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era AI

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dosen FIKK UNM Dorong Latihan Mental Terintegrasi dalam Program Kepelatihan Kempo Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Akademisi FIKK UNM Tampil sebagai Invited Speaker di The 12th SEA-DR International Conference 2026 UNJ

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Serahkan Rp101 Juta, Usman Sofian Sebut, BAZNAS Alirkan Zakat Tepat Sasaran

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:46 WIB