GOWA, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)– Olahraga petanque diperkenalkan kepada siswa SMA Negeri 2 Gowa melalui kegiatan sosialisasi olahraga yang dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan petanque sebagai salah satu cabang olahraga yang dapat dikembangkan di lingkungan sekolah sekaligus mendorong minat siswa untuk aktif berolahraga.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar (UNM).
Tim PKM dipimpin oleh Muslim, S.Pd., M.Pd. selaku ketua, dengan anggota Reza Mahyuddin, S.Pd., M.Pd. dan Irwin, S.Pd., M.Pd. Ketiganya merupakan dosen pada Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pengenalan mengenai olahraga petanque, mulai dari karakteristik permainan, teknik dasar, peralatan yang digunakan, hingga praktik memainkan olahraga tersebut. Sosialisasi dikemas secara interaktif sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga berkesempatan mencoba secara langsung teknik dasar petanque.
Guru olahraga SMA Negeri 2 Gowa, Gr. Muhammad Aras N, S.Pd., turut mendampingi kegiatan tersebut. Ia juga memberikan keterangan mengenai pelaksanaan sosialisasi dan antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan.
Menurutnya, kegiatan pengenalan olahraga petanque memberikan pengalaman baru bagi siswa karena cabang olahraga tersebut belum sepopuler olahraga permainan lainnya di lingkungan sekolah.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat baik untuk memberikan pengalaman baru kepada siswa. Mereka terlihat antusias mengikuti materi dan mencoba langsung olahraga petanque. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi awal untuk mengenalkan dan mengembangkan olahraga petanque di sekolah,” ujar Gr. Muhammad Aras N, S.Pd.
Sementara itu, Ketua Tim PKM, Muslim, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian tersebut merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya dalam bidang olahraga.
“Kami ingin memperkenalkan petanque kepada siswa sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Melalui sosialisasi dan praktik langsung, siswa diharapkan dapat memahami teknik dasar sekaligus tertarik untuk menekuni olahraga ini secara lebih serius,” ungkap Muslim.
Olahraga petanque sendiri merupakan cabang olahraga yang mengutamakan ketepatan dan konsentrasi. Pemain dituntut mampu melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola sasaran atau *jack*. Selain membutuhkan keterampilan teknik, petanque juga melatih konsentrasi, koordinasi gerak, ketepatan, strategi, serta pengendalian diri.
Kegiatan sosialisasi di SMA Negeri 2 Gowa tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Antusiasme terlihat ketika siswa mengikuti demonstrasi dan mencoba melakukan lemparan secara langsung dengan arahan dari tim pengabdian.
Tim PKM berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap pengenalan, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan olahraga petanque di SMA Negeri 2 Gowa. Dengan dukungan pihak sekolah dan guru olahraga, petanque diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan olahraga yang mampu memberikan pengalaman sekaligus membuka peluang bagi siswa untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui transfer pengetahuan dan keterampilan olahraga dari lingkungan akademik Universitas Negeri Makassar kepada masyarakat sekolah. (Rls/Why/Ans)


























