SIDRAP, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)— Sebuah hal positif dan konstruktif selalu ditorehkan oleh Lembaga Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) oleh karena turut berkontribusi besar dalam penyelenggaraan Cabang Olahraga (Cabor) tenis meja pada PORSENIJAR PGRI Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), 2–6 Juli 2026.
Keterlibatan tersebut diwujudkan melalui penugasan dua sosok dosen FIKK UNM dan tiga mahasiswa yang memprogram mata kuliah Perwasitan Tenis Meja. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana penerapan kompetensi akademik secara langsung dalam penyelenggaraan pertandingan olahraga.
Kegiatan tersebut ditujukan untuk mendukung PGRI Sulawesi Selatan, peserta PORSENIJAR, serta Pemerintah Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah dalam mewujudkan penyelenggaraan pertandingan tenis meja yang tertib, adil, profesional, dan sesuai ketentuan pertandingan.
Dalam pelaksanaannya, FIKK UNM berkolaborasi dengan PGRI Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Sidrap, panitia pelaksana, serta perangkat pertandingan tenis meja. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dua sosok dosen FIKK UNM tersebut adalah Andi Akbar, S.Pd., M.Pd yang dipercaya bertugas sebagai Technical Delegate (TD) cabang olahraga tenis meja, sementara Akbar Sudirman, M.Pd. bertugas sebagai wasit tenis meja.
Sementara 3 orang mahasiswa yang memprogram Mata Kuliah Perwasitan Tenis Meja juga mendapatkan kesempatan terlibat langsung sehingga dapat mengimplementasikan pengetahuan yang selama ini diperoleh dalam perkuliahan ke dalam situasi pertandingan nyata.
“Kami bersyukur atas keterlibatan dosen dan mahasiswa FIKK UNM memberikan hasil nyata dan seluruh rangkaian pertandingan tenis meja dapat berlangsung lancar, tertib, sesuai jadwal, dan tanpa protes dari peserta, hal tersebut menunjukkan pentingnya kompetensi perangkat pertandingan dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi yang menjunjung tinggi prinsip keadilan, sportivitas, dan profesionalisme,”tegas Andi Akbar.
Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut memiliki nilai pendidikan yang penting karena pembelajaran perwasitan tidak berhenti pada penguasaan teori di ruang kuliah. Mahasiswa memperoleh pengalaman menghadapi situasi pertandingan nyata, memahami prosedur pertandingan, berkomunikasi dengan atlet dan ofisial, serta belajar mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal untuk pengembangan kompetensi dan keterlibatan mereka sebagai perangkat pertandingan pada kegiatan olahraga berikutnya.
Ketua PP PTMSI Kota Makassar ini menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan pengetahuan di ruang akademik, tetapi juga harus mampu menghadirkan kompetensi dosen dan mahasiswa untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat olahraga.
“Saya perlu sampaikan bahwa sinergitas antara pendidikan, pengalaman lapangan, dan pengabdian menjadi bagian dari upaya FIKK UNM menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus profesional,”pungkasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, keterlibatan FIKK UNM dalam PORSENIJAR PGRI Sulsel 2026 juga memiliki relevansi dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran berbasis pengalaman bagi mahasiswa; SDG 16: perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, melalui penyelenggaraan pertandingan yang adil, tertib, dan berintegritas; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara UNM, PGRI Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Sidrap, dan pemangku kepentingan olahraga.
“Oleh karena itu, dengan keterlibatan tersebut, PORSENIJAR PGRI Sulsel 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi laboratorium pembelajaran nyata bagi mahasiswa sekaligus ruang pengabdian keilmuan dosen FIKK UNM kepada masyarakat,”jelasnya. (Why/Ans)















