MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id) – Pengurus Provinsi Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan menghadapi ajang Pra-Pekan Olahraga Nasional (PraPON) mendatang. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menggandeng dua dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk memperkuat tim kepelatihan melalui pendekatan sports science, khususnya pada aspek kondisi fisik dan psikologis atlet.
Kedua akademisi tersebut adalah Muflih Wahid Hamid, S.Psi., M.Psi.T., yang dipercaya sebagai pendamping psikologi atlet, serta Muslim Bin Ilyas, S.Or., M.Pd., yang akan bertanggung jawab sebagai pelatih fisik atlet golf Sulawesi Selatan.
Kerja sama ini mulai berlaku pada Minggu (11/10/2026), setelah kedua dosen FIKK UNM melakukan pertemuan intensif bersama Ketua PGI Sulawesi Selatan, Yunan Yunus Kadir, di Lapangan Golf Padivalley. Pertemuan tersebut membahas arah kerja sama, kebutuhan pembinaan atlet, serta rencana pelaksanaan program penguatan kondisi fisik dan keterampilan psikologis sebagai bagian dari persiapan menuju PraPON.
Yunan Yunus Kadir menyampaikan bahwa pelibatan tenaga ahli dari FIKK UNM merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan atlet secara lebih komprehensif dalam menghadapi persaingan pada ajang PraPON mendatang. Menurutnya, pemanfaatan pendekatan sports science menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan performa atlet, sehingga proses pembinaan tidak hanya bertumpu pada kemampuan teknik, tetapi juga memperhatikan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi pertandingan.
Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, PGI Sulawesi Selatan bersama kedua dosen FIKK UNM telah menjadwalkan pelaksanaan tes kondisi fisik dan asesmen psikologi atlet pada Rabu dan Kamis, 14–15 Oktober 2026, yang akan berlangsung di Kampus FIKK Universitas Negeri Makassar.
Kegiatan asesmen ini menjadi tahap awal untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi fisik dan karakteristik psikologis atlet. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang program latihan dan pendampingan yang lebih terarah sesuai dengan kebutuhan masing-masing atlet golf Sulawesi Selatan.
Muslim Bin Ilyas, yang akrab disapa Coach Muslim, menyambut positif langkah PGI Sulawesi Selatan dalam mengintegrasikan pendekatan ilmiah ke dalam program pembinaan atlet. Menurutnya, perhatian terhadap pengembangan kondisi fisik dan keterampilan mental menunjukkan tingkat kesadaran yang sangat tinggi terhadap pentingnya pemanfaatan sports science dalam menunjang performa olahraga.
Ia menilai bahwa pembinaan fisik perlu dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan karakteristik cabang olahraga golf. Dengan demikian, program latihan yang diberikan nantinya diharapkan mampu mendukung kebutuhan atlet dalam menghadapi tuntutan latihan maupun pertandingan.
Sementara itu, Muflih Wahid Hamid menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan jajaran pelatih dan atlet golf Sulawesi Selatan dalam mengembangkan keterampilan psikologis yang dibutuhkan untuk mencapai performa optimal.
Muflih sebelumnya telah memiliki pengalaman mendampingi sejumlah atlet Sulawesi Selatan dalam berbagai ajang olahraga nasional. Di antaranya, pendampingan psikologi terhadap atlet bola basket 3×3 dan anggar pada ajang PON XX Papua, serta pendampingan atlet tenis dalam persiapan PraPON menuju PON XXI Aceh–Sumatera Utara.
Pengalaman lintas cabang olahraga tersebut menjadi bekal dalam menjalankan perannya sebagai pendamping psikologi atlet golf Sulawesi Selatan, yang memiliki karakteristik dan tuntutan psikologis tersendiri.
Dalam olahraga golf, aspek psikologis memiliki peran penting karena atlet dituntut untuk menjaga konsentrasi, mengelola emosi, mempertahankan kepercayaan diri, serta mengambil keputusan secara tepat dalam berbagai situasi pertandingan. Oleh karena itu, pendampingan psikologi diharapkan dapat membantu atlet mengembangkan keterampilan mental yang relevan dengan karakteristik olahraga golf.
Dukungan terhadap kerja sama ini juga datang dari Dekan FIKK UNM, Dr. Andi Atssam Mappanyukki, S.Or., M.Kes. Ia memberikan dukungan dan apresiasi atas keterlibatan kedua dosen FIKK UNM dalam memperkuat pembinaan atlet golf Sulawesi Selatan.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keahlian akademik untuk menjawab kebutuhan olahraga prestasi. Sinergi antara akademisi, pelatih, dan organisasi olahraga diharapkan dapat terus dikembangkan guna mendukung peningkatan kualitas pembinaan atlet di Sulawesi Selatan.
Setelah pelaksanaan asesmen awal, program kerja sama akan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan fisik dan psikologi oleh kedua tenaga ahli FIKK UNM. Pendampingan ini diarahkan untuk mendukung proses pembinaan yang sistematis dan berkesinambungan menjelang PraPON.
Kolaborasi antara PGI Sulawesi Selatan dan kedua dosen FIKK UNM ini sekaligus menunjukkan semakin pentingnya pendekatan sports science dalam olahraga prestasi. Melalui perpaduan pembinaan teknik, kondisi fisik, dan keterampilan psikologis, atlet golf Sulawesi Selatan diharapkan mampu mempersiapkan diri secara lebih optimal untuk menghadapi persaingan menuju PON mendatang. (Rls/Why/Ans)


























