JAKARTA, INDONESIA (Kabar PROFESIANA.co.id) — Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair), Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd., dipercaya menjadi Penguji Luar (Eksternal) pada Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ujian terbuka tersebut digelar pada Senin, 24 November 2025 di Gedung Bung Hatta Lantai 5 UNJ.
Kehadiran Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd. dalam ujian ini adalah untuk menguji kandidat doktor Syafrudin Sapsuha, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, yang mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Pengetahuan dan Budaya Gotong Royong Melalui Sikap Terhadap Perilaku Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Ekowisata Mangrove.”
Ujian terbuka ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh akademik, di antaranya Prof. Dr. M. Japar, M.Si selaku Wakil Direktur II Bidang Keuangan dan Umum Sekolah Pascasarjana UNJ, Prof. Dr. Henita Rahmayanti, M.Si selaku Ketua Program Magister dan Doktor PKLH, Prof. Dr. Hafid Abbas selaku Promotor, serta Prof. Dr. Agung Purwanto, M.Si selaku Co-Promotor. Selain Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd. hadir pula para penguji lain yakni Prof. Dr. Ir. Bagus Sumargo, M.Si dan Dr. Muhammad Faesal, M.Si.
Dalam kesempatan itu, Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd memberikan apresiasi terhadap substansi dan relevansi penelitian yang dilakukan Syafrudin Sapsuha.
“Disertasi ini menunjukkan bagaimana pengetahuan dan budaya lokal seperti gotong royong dapat menjadi kekuatan sosial dalam mendorong partisipasi masyarakat. Ini adalah fondasi penting bagi pengembangan ekowisata mangrove yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi penelitian ini bagi daerah kepulauan.
“Saya melihat penelitian ini bukan hanya kuat secara metodologis, tetapi juga relevan secara praktis, terutama bagi daerah yang mengandalkan sumber daya pesisir sebagai penggerak ekonomi,” tambahnya.
Lebih jauh, Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd berharap agar hasil penelitian tersebut dapat dimanfaatkan secara nyata.
“Harapan saya, hasil penelitian ini tidak berhenti pada tataran akademik, tetapi dapat diimplementasikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat tata kelola ekowisata berbasis kearifan lokal,” ungkapnya.
Sementara itu, Syafrudin Sapsuha menyampaikan rasa terima kasihnya atas bimbingan dan masukan yang diterimanya selama proses penyusunan disertasi.
“Saya sangat berterima kasih atas kritik dan masukan dari para penguji, Semua masukan tersebut memberikan nilai tambah yang besar bagi penyempurnaan penelitian saya,” ujarnya.
Ia juga berharap disertasinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat daerah pesisir.
“Bagi saya, disertasi ini adalah ikhtiar akademik sekaligus komitmen untuk berkontribusi pada pembangunan ekowisata di daerah kepulauan. Semoga hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” tambah Syafrudin Sapsuha.
Setelah melalui proses ujian yang berlangsung secara komprehensif dan ilmiah, Syafrudin Sapsuha dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor dalam bidang Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) dengan predikat sangat memuaskan. (Rus/Ans/Why)













