MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mencanangkan program FBS Mapaccing atau Manajemen Pengelolaan Aksi Cepat Cinta Lingkungan sebagai upaya menciptakan lingkungan kampus yang bersih, asri, sejuk, dan nyaman.
Pencanangan program tersebut dirangkaikan dengan kegiatan kerja bakti yang melibatkan pimpinan, tenaga kependidikan, dosen, dan mahasiswa di lingkungan FBS UNM, Kampus Parang Tambung, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Pelaksana Tugas Rektor (Plt.) UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., bersama Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., serta jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, staf keamanan, dan staf kebersihan
Dekan FBS UNM, Prof. Anshari, mengatakan pihaknya menyambut baik gagasan Plt Rektor UNM untuk membangun budaya bersih dan peduli lingkungan di seluruh lingkungan universitas.
Menurutnya, FBS telah memulai berbagai langkah untuk menciptakan suasana kampus yang lebih asri. Salah satunya melalui program kerja bakti yang dilaksanakan secara rutin sebagai wujud kepedulian seluruh sivitas akademika terhadap lingkungan.
“Kami merespons dan menyambut baik apa yang digagas Ibu Rektor. FBS sebenarnya sudah memulai berbagai upaya untuk menciptakan kampus yang asri. Berbagai inisiatif pimpinan kami programkan, termasuk kerja bakti sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” kata Prof. Anshari.
Selain melaksanakan kerja bakti, FBS UNM juga menyediakan tempat sampah di sejumlah titik. Prof. Anshari berharap seluruh sivitas akademika, khususnya mahasiswa, membangun kebiasaan untuk langsung mengambil dan membuang sampah yang ditemukan di lingkungan kampus.
“Kami sudah menyiapkan tempat sampah. Harapannya, ketika sivitas akademika melihat sampah, langsung diambil dan dibuang pada tempatnya. Terutama kepada mahasiswa, mari bersama-sama menjaga agar kampus kita enak dipandang dan nyaman dirasakan,” ujarnya.
FBS UNM juga melakukan penataan lingkungan dengan menanam berbagai jenis tanaman, termasuk bunga kertas dan pepohonan. Penataan tersebut diharapkan dapat menghadirkan suasana yang lebih hijau, sejuk, dan aman sehingga seluruh aktivitas akademik dapat berlangsung dengan baik.
“Kami ingin menyiapkan lingkungan yang sejuk dan aman agar semua aktivitas akademik berjalan dengan baik. Lingkungan yang tertata juga akan membuat dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa semakin nyaman berada di kampus,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi, mengapresiasi langkah cepat FBS UNM dalam menjalankan program Mapaccing. Menurutnya, kebersihan tidak hanya berkaitan dengan lingkungan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membersihkan dan membangun kesadaran diri.
“Mapaccing berarti membersihkan diri kita sekaligus lingkungan kita. Program ini harus menjadi program yang berkelanjutan untuk kita semua. FBS telah menunjukkan upaya yang luar biasa,” kata Prof. Farida.
Ia menilai lingkungan kampus yang bersih, tertata, dan menyenangkan akan memberikan pengaruh positif terhadap sikap dan perilaku sivitas akademika.
“FBS semakin teratur, menyenangkan, dan membahagiakan. Lingkungan memengaruhi sikap dan perilaku kita. Karena itu, layanan akademik yang baik perlu didukung oleh lingkungan yang asri dan nyaman,” ujarnya.
Prof. Farida juga mengapresiasi kebijakan para pemimpin UNM dan FBS terdahulu yang telah meletakkan fondasi penataan lingkungan secara berkelanjutan. Fondasi tersebut, kata dia, perlu dilanjutkan oleh pimpinan saat ini bersama seluruh jajaran.
“Dibutuhkan pemimpin dan seluruh jajaran yang terus memberikan arah. Pak Dekan jelas visinya, bahwa kita harus menghadirkan layanan dan lingkungan yang mendukung serta asri,” tuturnya.
Ia mengaku senang melihat lingkungan FBS UNM yang ditata dengan tanaman berwarna-warni sehingga menghadirkan suasana yang berbeda dan menyenangkan.
“Saya senang masuk ke FBS. Warna-warni lingkungannya menyenangkan, apalagi bertemu Pak Dekan yang selalu menghadirkan nuansa berbeda dalam setiap pertemuan. Gercep sekali Pak Dekan,” ungkapnya. (Ikb/Ans/Why)


























