KabarPROFESIANA.co.id- Kab. Takalar. Universitas Negeri Makassar (UNM) akan hadir setiap saat dalam penerapan Tridharma Perguruan Tinggi (PT) di Kab. Takalar. Karena itu, akan menyusun program secara ekstrem, tidak hanya sekadar memoles, tetapi juga harus terlaksana dengan baik. Katakanlah UNM melaksanakan program desa binaan dan sekolah binaan.
Hal itu disampaikan Rektor UNM, Prof Dr Karta Jayadi, M.Sn ketika memberikan sambutan pada kegiatan penandatanganan Memorandum of understanding (MoU) antara UNM dan Pemerintah Kab. Takalar di bidang Tridarma PT yakni Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin 19 Mei 2025 yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Takalar dan jajarannya serta Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepal Lembaga,Kepala Biro,dan Ketua SPI.
“Berdasarkan kebijakan Kementerian riset, sains dan Pendidikan tinggi yaitu kampus berdampak yang menekankan agar semua program PT harus memberikan dampak berupa hasil, karena hilirisasi program berorientasi hasil, UNM harus memberikan penguatan pada bidang tertentu dalam membangun sumber daya masyarakat di Kab.Takalar,”tegas Prof Karta Jayadi
Sementara itu, Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,MM mengapresiasi dan menyambut baik kerja sama dengan PT termasuk UNM. Banyak peluang dan area yang dapat dikembangkan Bersama seperti mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dan desa, ketahanan pangan desa, dan koperasi merah putih.
“Saya telah mencanangkan Kab. Takalar berbasis desa dan di berbagai desa telah terbentuk seperti desa bebas sampah, desa digital, desa bebas narkoba, desa bebas buta baca tulis Al-quran, dan desa bebas stunting,”ungkap Daeng Manye panggilan akrab Bupati Takalar.
Daeng Manye menyatakan terbuka dan menerima kemitraan perguruan tinggi dalam hal kaitan kerja sama dan UNM bebas melaksanakan program kemitraan dan berkolaborasi. Banyak kampus berkolaborasi dengan Kab. Takalar yaitu Unhas, STIEM Amkop,dan lain-lain.
Kab. Takalar dikenal sebagai daerah agromaritim,daerah pesisir pantai, daerah mangrove, daerah nelayan, dan daerah pulau. Karena itu, focus pembangunan juga terarah ke daerah maritim.
“Saya juga telah menggagas Kab. Takalar sebagai daerah digital. Karena saya yakin banyak bisnis berbasis digital, setiap orang dapat dengan cepat berinteraksi melalui dunia maya, karena kita sudah hidup di dua , yakni alam nyata dan alam maya,”ungkapnya. (Ans-Why).













