TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate sukses menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan ecoprinting dengan teknik natural dye printing. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 20 – 21 September 2025, dan dipimpin langsung oleh Dr. Ir. Muliadi, S.Si., M.Si yang juga merupakan dosen Prodi Pendidikan Kimia FKIP Unkhair Ternate.
Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan serta mengembangkan teknik ecoprinting yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan pewarna alami (natural dye). Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang usaha kreatif berbasis sumber daya alam lokal, khususnya bagi masyarakat yang memiliki minat di bidang kerajinan tekstil.
Peserta kegiatan pelatihan ini terdiri dari mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia serta kelompok masyarakat setempat. Dengan pendekatan praktik intensif, mereka belajar mulai dari persiapan bahan, pencetakan motif menggunakan daun dan bunga alami, hingga teknik pewarnaan dengan natural dye.
Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan pendanaan dari FKIP Unkhair Ternate melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tahun 2025. Dr. Ir. Muliadi, S.Si., M.Si menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada FKIP Unkhair Ternate yang telah memberikan kesempatan dan dukungan pendanaan, sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, ecoprinting dengan natural dye tidak hanya menghadirkan karya seni yang indah, tetapi juga memberi peluang usaha yang menjanjikan.
“Kalau masyarakat mau menekuni, ecoprinting bisa menjadi usaha kreatif berbasis lingkungan. Hasilnya unik, bernilai seni tinggi, dan memiliki pasar yang luas,” tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan dalam setiap praktik seni.
“Dengan menggunakan bahan alami, kita turut menjaga kelestarian lingkungan. Harapannya, peserta bisa menjadi agen perubahan yang mengajak komunitasnya untuk beralih pada produk-produk ramah lingkungan,” pungkas Dr. Muliadi.
Pelatihan ini terbukti memberikan dampak positif. Selain memperluas wawasan tentang teknik ecoprinting ramah lingkungan, kegiatan ini juga membantu peserta mengembangkan keterampilan baru yang bisa dijadikan peluang usaha kreatif. Pemanfaatan pewarna alami diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis yang berpotensi merusak lingkungan dan kesehatan.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga mendorong kesadaran pentingnya pelestarian lingkungan melalui seni berkelanjutan. Para peserta diharapkan menjadi agen perubahan dalam mempromosikan produk ramah lingkungan di komunitas masing-masing.
Melalui pelatihan ini, Prodi Pendidikan Kimia FKIP Unkhair Ternate kembali menunjukkan perannya dalam mendukung pengembangan masyarakat yang berkelanjutan dan kreatif, khususnya di wilayah Maluku Utara. (Rus/Ans/Why)


























