TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) – Universitas Khairun (Unkhair) Ternate kembali menghadirkan gebrakan inovatif di akhir tahun 2025. Kali ini, kampus yang identik dengan semangat riset dan pengabdian masyarakat ini meluncurkan rebranding produk kuliner khas Maluku Utara, Sambel Roa Khairunqu, yang kini tampil dengan kemasan pouch steril modern yang lebih praktis, higienis, dan ramah lingkungan.
Langkah rebranding ini menjadi bagian dari upaya Unkhair untuk meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat branding universitas, dan mendorong ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam daerah.
Rebranding Sambel Roa Khairunqu dipimpin oleh Prof. Dr. Hamidin Rasulu, STP., MP, seorang ahli teknologi pangan, bersama Abdul Kadir Kamaluddin, SP., MSi, pakar manajemen ekowisata, dan Mila Farmawati, SPd., SE., MSA, pakar pemasaran produk pangan. Kolaborasi tiga bidang keahlian ini menghasilkan inovasi yang menyatukan unsur teknologi, ekonomi, dan strategi bisnis dalam satu paket lengkap.
Sambel Roa Khairunqu, yang sebelumnya dikenal dengan kemasan tradisional, kini hadir dengan kemasan pouch yang lebih efisien, ringan, dan ramah lingkungan.
Kemasan baru ini tidak hanya memberikan tampilan yang lebih menarik, tetapi juga menawarkan kepraktisan dalam hal penyimpanan dan distribusi. Desain pouch juga membuat produk lebih tahan lama dan mudah dibawa, sehingga lebih cocok untuk konsumen yang memiliki mobilitas tinggi. Kemasan ini juga memungkinkan produk lebih terjaga kebersihannya, menjaga kualitas dan keawetan sambel roa dengan proses sterilisasi yang optimal.
Menurut Prof. Dr. Hamidin Rasulu, STP., MP, pemilihan kemasan pouch pada Sambel Roa Khairunqu bukan hanya sekadar perubahan tampilan, tetapi juga bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas produk.
“Dengan kemasan pouch yang dilengkapi dengan teknologi sterilisasi, kami berharap produk Sambel Roa Khairunqu bisa bertahan lebih lama tanpa mengurangi kualitas rasa. Ini juga memudahkan distribusi ke berbagai daerah, bahkan luar Maluku Utara,” ujar Hamidin.
Selain itu, tim peneliti juga melakukan peningkatan kualitas produk dengan menggunakan bahan baku ikan roa (ikan julung asap/fufu) pilihan yang diperoleh dari sumber lokal yang terpercaya. Ikan roa, yang dikenal memiliki rasa khas dan kaya akan gizi, dipilih dengan cermat untuk menjaga keaslian cita rasa sambel roa yang lezat dan menggugah selera.
Ibu Mila Farmawati, SPd., SE., MSA, menjelaskan bahwa rebranding ini tidak hanya akan meningkatkan daya saing produk di pasar, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
“Melalui rebranding ini, kami berharap dapat menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar, terutama bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di sektor perikanan. Produk ini juga dapat memperkenalkan kuliner khas Maluku Utara ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Selain aspek kemasan dan kualitas produk, Abdul Kadir Kamaluddin, SP., MSi, menambahkan bahwa strategi pemasaran menjadi kunci keberhasilan rebranding ini.
“Kami tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga pada cara memasarkan produk ini kepada konsumen terutama menyasar wisatawan yang berkunjung ke Ternate dan berburuh oleh-oleh khas Ternate. Target kedepan bahwa rebranding produk Sambel Roa Khairunqu sudah bisa di pasarkan melalui platform digital secara online, serta bekerja sama dengan agen distribusi di berbagai daerah untuk memastikan produk ini mudah dijangkau oleh konsumen,” ujarnya.
Rebranding Sambel Roa Khairunqu ini merupakan bagian dari upaya Universitas Khairun untuk mendukung pengembangan produk lokal yang berbasis pada kearifan lokal dan potensi sumber daya alam di Maluku Utara.
Dengan kemasan yang lebih praktis dan teknologi pengolahan yang lebih modern, diharapkan produk ini dapat lebih diterima oleh pasar yang lebih luas, serta dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian daerah.
Ke depan, Sambel Roa Khairunqu diharapkan dapat menjadi salah satu produk unggulan dari Universitas Khairun yang tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di pasar internasional. Produk ini diharapkan dapat menjadi simbol keberhasilan inovasi pangan lokal yang memadukan tradisi kuliner dengan teknologi modern dengan dukungan kelembagaan yaitu LPPM Universitas Khairun yang selalu memberi ruang bagi para dosen untuk melakukan inovasi penelitian dan inovasi bisnis untuk mendukung status BLU Universitas Khairun.
Dengan perubahan kemasan yang lebih modern, Sambel Roa Khairunqu kini siap untuk bersaing di pasar global, menawarkan rasa autentik khas Maluku Utara dalam kemasan yang lebih efisien, praktis, dan ramah lingkungan. Melalui kerja keras tim peneliti dan kolaborasi dengan berbagai pihak, produk ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memperkenalkan kelezatan kuliner Maluku Utara ke seluruh dunia. (Rus/Ans/Why)


























