Guru Besar UNY, Prof. Maman Suryaman Tekankan Budaya Riset dan Literasi dalam Workshop Penulisan Buku JBSI FBS UNM

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)-Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar menggelar Workshop Penulisan Buku Referensi Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya secara daring melalui ruang virtual zoom meeting dan luring di Ruang Seminar JBSI pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Maman Suryaman, M.Pd. salah seorang Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan dipandu oleh pembawa acara sekaligus moderator Atikah Nurul Asdah, S.Pd., M.Pd. yang merupakan dosen JBSI FBS UNM.

Dalam pemaparannya, Prof. Maman menekankan pentingnya budaya riset dan literasi dalam pengembangan akademik dosen maupun mahasiswa. Ia membahas tujuh poin utama dalam penulisan buku referensi, meliputi pendahuluan, penyusunan buku berdasarkan visi dan RPS, hakikat buku, jenis-jenis buku, pentingnya riset, bahasa dalam buku, hingga contoh buku hasil penelitian.

Menurutnya, buku akademik terdiri atas beberapa jenis, seperti buku ajar, monograf, dan buku referensi. Ia menegaskan bahwa penulisan buku tidak dapat dipisahkan dari kegiatan riset karena hasil penelitian memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat akademik.

Baca Juga :  Sosiologi Kurban

“Yang paling utama adalah bagaimana kita mampu meraih prestasi yang membedakan kita dari yang lain,” ujarnya.

Prof. Maman juga menyoroti potensi karya ilmiah mahasiswa, seperti skripsi, tesis, dan disertasi, untuk diterbitkan menjadi buku. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya menguntungkan mahasiswa sebagai penulis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi dosen pembimbing dalam pengembangan akademik.

Selain itu, ia memaparkan data literasi dari CEO World Magazine tahun 2025 terkait jumlah buku yang dibaca masyarakat setiap tahun. Indonesia disebut berada di peringkat ke-31 dunia dengan rata-rata membaca 5,91 buku per tahun atau sekitar 179 jam membaca setiap tahun. Angka tersebut dinilai hampir setara dengan Singapura yang memiliki rata-rata 6,72 buku per tahun.

Melalui data tersebut, Prof. Maman berharap mahasiswa PBSI FBS UNM dapat meningkatkan budaya membaca hingga mencapai rata-rata seperti di Amerika Serikat yang mencapai 17 buku per tahun. Ia menilai budaya literasi yang tinggi akan membawa program studi menjadi lebih unggul dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga mengaitkan penguatan sumber daya manusia dengan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kualitas literasi dan kemampuan akademik mahasiswa menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

Baca Juga :  Demi Ilmu, Mereka Taklukkan Tebing dan Jalanan Berbatu, Guru Honorer tak Pernah Menyerah

Selain membahas literasi, Prof. Maman turut menyinggung perkembangan artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.

“AI akan sangat membantu apabila dijadikan sebagai mitra dalam belajar dan berkarya, bukan ditempatkan lebih tinggi daripada kemampuan manusia,” katanya.

Di akhir pemaparannya, Prof. Maman menampilkan sejumlah karya bukunya, mulai dari kumpulan sastra dan seni hingga buku ajar siswa. Ia juga membacakan puisi berjudul “Sajak Kuno” karya sastrawan sekaligus dosen Universitas Indonesia, Ismail Marahimin.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung aktif dan interaktif. Prof. Juanda, Guru Besar Sastra JBSI mengajukan pertanyaan terkait sistem perbukuan, sementara peserta lain di ruang luring membahas persoalan royalti penerbitan buku. Peserta melalui Zoom juga mengangkat topik mengenai penulisan buku, pemanfaatan AI, penguatan literasi, hingga ketersediaan glosarium dan indeks dalam buku. Diskusi berlangsung lancar hingga akhir kegiatan. (Den/Ans/Why)

Berita Terkait

Dekan FBS UNM Prof Anshari Titip Pesan kepada Alumni, Ilmu Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
63 Lulusan FBS UNM Raih Predikat Cumlaude, Prof Farida Patittingi Ingatkan Kompetisi Kian Ketat
PPs UNM Gelar Global Academic Forum, Dorong Riset Pascasarjana Berkualitas dan Berdampak Global
Akbar Sudirman, Praktisi dan Akademisi FIKK UNM Tampil Sebagai Pemateri Kolaborasi McDonald’s (McD) Makassar Cabang Karebosi Bahas Tentang Cerdas Bergerak, Sehat Bertumbuh Mengembangkan Literasi Fisik Anak di Era Digital
“Saring Sebelum Sharing”, Pesan UM Palopo untuk Gen Z Enrekang
Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo
Berbagi Pengalaman Profesional Internasional, Dua Alumni FBS UNM Dorong Mahasiswa Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri
Seminar Nasional Administrasi Kesehatan, Rektor UNM Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era AI

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Dekan FBS UNM Prof Anshari Titip Pesan kepada Alumni, Ilmu Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:10 WIB

63 Lulusan FBS UNM Raih Predikat Cumlaude, Prof Farida Patittingi Ingatkan Kompetisi Kian Ketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:37 WIB

PPs UNM Gelar Global Academic Forum, Dorong Riset Pascasarjana Berkualitas dan Berdampak Global

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Akbar Sudirman, Praktisi dan Akademisi FIKK UNM Tampil Sebagai Pemateri Kolaborasi McDonald’s (McD) Makassar Cabang Karebosi Bahas Tentang Cerdas Bergerak, Sehat Bertumbuh Mengembangkan Literasi Fisik Anak di Era Digital

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

“Saring Sebelum Sharing”, Pesan UM Palopo untuk Gen Z Enrekang

Berita Terbaru