Dari Kisah Nyata, J.S. Khairen Lahirkan Novel Inspiratif: Saya Nulis, Orang Bisa Hidup Lagi

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)- Penulis Novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas, Jombang Santani Khairen atau lebih populer dikenal J. S. Khairen bertandang di Perpustakaan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Universitas Negeri Makassar (UNM), pada Senin, 29 September 2025.

Ia hadir dalam kegiatan yang bertajuk Roadshow Booktalk J. S. Khairen, kerja sama Gramedia dan FBS UNM. Pada momentum ini, penulis kelahiran Kota Padang itu berkesempatan bercengkerama dengan mahasiswa FBS UNM. Ia menyampaikan sejumlah catatan inspirasi kepada puluhan mahasiswa.

J. S. Khairen mengungkapkan bahwa dalam menulis, ia banyak mengangkat kisah nyata yang ada di sekitarnya. Ia mencontohkan, pernah menulis novel dari orang yang sedang terpuruk atau punya masalah besar dalam hidupnya. Dari pengalaman itu, ia menyebutkan bahwa menulis dapat membantu pembaca bangkit atau kembali bersemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Dankodaeral VI Makassar Laksanakan Panen Hasil Ketahanan Pangan Yonmarhanlan VI

“Kita nulis dari orang yang punya masalah. Dari proses itu, kita bisa membantu orang bangkit lagi. Bahkan yang membaca ikut termotivasi. Dari situ saya katakan, saya nulis orang bisa hidup lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, J. S. Khairen membagikan proses kreatifnya dalam menghasilkan novel-novel yang kini banyak diminati oleh kalangan pemuda atau biasa disebut Gen Z.

“Yah.. sebelum nulis, saya banyak membaca dulu, melakukan riset, kemudian menggali kisah di lapangan,” bebernya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, Muhammad Zacky Ilmani mengaku senang membaca novel dari J. S. Khairen karena disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan banyak bercerita dengan realitas kehidupan.

Baca Juga :  Dankodaeral VI Melaksanakan Menembak Laras Panjang bersama PJU dan Kadis/Kasatker

“Novel-novel dari J. S. Khairen saya pribadi suka karena sangat relevan dengan kehidupan kita. Dari novelnya, kita bisa belajar tentang kesalahan-kesalahan manusia, atau paling tidak saya bisa menemukan inspirasi di situ,” pungkasnya.

Novel-novel karya J.S. Khairen, di antaranya: Dompet Ayah Sepatu, Bungkam Suara, Rinduku Sederas Hujan Sore itu, Melangkah, Hal yang Tak Kau Bawa Pergi Saat Meninggalkanku, Kami (Bukan) Fakir Asmara, Kami (Bukan) Generasi Bac*t, Kami (Bukan) Jongos Berdasi, dan Kado Terbaik.

Tampak setelah sesi sharing session berakhir, J. S. Khairen memberikan kesempatan kepada mahasiswa FBS UNM yang memiliki novel untuk mendapatkan pembubuhan tanda tangan secara langsung. (Den/Ans/Why)

Berita Terkait

FK KBIHU Sulsel Sepakati BAZNAS Tangani Pemotongan Sapi Dam Haji
DPW LDII Sulsel Workshop dan Temu Mahasiswa 2026
Elang Timur Indonesia Apresiasi Andi Syahrum Plt PDAM
Pengurus Ormas Elang Timur Hadiri Ngopi Mencari pemimpin BAZNAS Makasar
BAZNAS Makassar dapat Perhatian BAZNAS Sinjai
KBIHU Beri Amanah ke BAZNAS Makassar Kelola Dam Haji
Serahkan Dokumen, Ormas ELIT Kota Makassar Datangi Kesbangpol
Terobosan Digital untuk Revolusi Audit dan Inspeksi Keselamatan Transportasi, Dishub Makassar Luncurkan SPANDAI

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:07 WIB

FK KBIHU Sulsel Sepakati BAZNAS Tangani Pemotongan Sapi Dam Haji

Senin, 27 April 2026 - 19:56 WIB

DPW LDII Sulsel Workshop dan Temu Mahasiswa 2026

Senin, 20 April 2026 - 17:17 WIB

Elang Timur Indonesia Apresiasi Andi Syahrum Plt PDAM

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Pengurus Ormas Elang Timur Hadiri Ngopi Mencari pemimpin BAZNAS Makasar

Kamis, 9 April 2026 - 12:48 WIB

BAZNAS Makassar dapat Perhatian BAZNAS Sinjai

Berita Terbaru