MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)– Setiap momentum bulan Ramadan, sivitas akademika Jurusan Bahasa Inggris (JBI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) selalu menggelar Buka Puasa Bersama. Ramadan kali ini dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026) bertempat di Ruang Seminar Gedung DC Kampus Parangtambung.
Ketua JBI, Dr. La Sunra, M.Hum. mengatakan acara Buka Puasa Bersama sudah rutin dilaksanakan, termasuk yang diselenggarakan di hari ke-8 puasa ini. Acara ini dapat diadakan berkat sumbangsih semua dosen. Tanpa bantuan dan kerja sama segenap civitas akademika JBI, Buka Puasa Bersama ini tidak mungkin dihadirkan.
Dekan FBS UNM, Prof.Dr. Anshari, M.Hum. mengapresiasi kekompakan sivitas akademika JBI. Melalui momentum Buka Puasa Bersama, diharapkan tercipta jalinan tali silaturahmi yang kian erat dan melahirkan persaudaran dan persatuan yang kokoh.
Prof. Anshari melaporkan berbagai progres tri dharma perguruan tinggi, termasuk pembangunan infrastruktur. Terkait akademik dan kemahasiswaan, Prof. Anshari menekankan adanya perhatian terhadap mahasiswa yang terancam drop out (do) dan tidak aktif kuliah. Ia mengimbau agar dosen memberi pelayanan kepada mahasiswa dengan memberi perhatian pada proses pembimbingan.
“Dosen juga harus diaktifkan melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. FBS dan UNM telah menawarkan pendanaan secara kompetetif. Karena itu, ia mengajak semua dosen mengusulkan proposal. Kita harapkan semua dosen terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” tantangnya.
Guru Besar FBS UNM ini menyampaikan beberapa rencana penataan dan renovasi taman, ruang kuliah, dan kantin. Perbaikan infrastruktur sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
“Saya mengimbau kepada semua dosen memberi pelayanan terbaik kepada mahasiswa jenjang sarjana, magister, dan doktor. Saya juga berharap agar pembangunan zona integritas di FBS dapat terwujud, di antaranya menolak gratifikasi,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang dosen JBI, Prof.Dr. Abdul Halim, M.Hum. dalam tauziah jelang waktu berbuka puasa, membahas tentang hakikat manusia dalam kehidupan ini.
“Struktur manusia itu diibaratkan seperti komputer. Komputer itu terdiri dari komponen hard dan soft. Kedua komponen harus baik dan bagus sehingga komputer dapat bekerja maksimal,” tegas Guru Besar JBI FBS.
Ia mengimbau kepada semua dosen yang hadir agar menata hidup di bulan Ramadan. Di bulan mulia dan suci ini, Allah Swt. memberi peluang besar kepada umatnya untuk mendulang pahala yang dilipatgandakan. Hati manusia sebagai soft harus dijaga agar selalu ikhlas dan tulus. Jauhkan hati kita dari sifat iri dan dengki sehingga ketenangan hidup dapat dirasakan.
“Allah Swt. memberikan peluang dan kesempatan kepada umat manusia untuk bertaubat. Begitu pula, diberi kesempatan beramal yang dinilai pahalanya berlimpah,” pungkasnya.
Acara buka puasa bersama JBI sangat semarak dengan kehadiran para pimpinan fakultas dan jurusan serta dosen guru besar. (Ans/Why)


























