Melintasi Lautan demi Rupiah Berdaulat, Kodaeral VI dan BI Distribusikan 25 M Rupiah Ke Wilayah 3T Sulawesi Selatan

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Sulawesi Selatan (KabarPROFESIANAco.id)– Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) bersinergi dengan Bank Indonesia (BI) secara resmi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 dari Dermaga Pulau Selayar Kodaeral VI, Selasa (13/10/2026).

Mengusung tema “Bentang Lautan, Satukan Rupiah, Teguhkan Kedaulatan Negeri”, ekspedisi ini menjadi wujud nyata kolaborasi TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional hingga wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 mendistribusikan uang Rupiah layak edar senilai 25 Milyar Rupiah ke sejumlah pulau di Provinsi Sulawesi Selatan. Pelayaran dijadwalkan berlangsung pada 13–19 Oktober 2026, menempuh rute Makassar–Pulau Gondong Bali–Pulau Badi–Pulau Liukang Loe–Pulau Bahuluang–Pulau Selayar–Makassar, dengan total jarak pelayaran mencapai 410 nautical miles (NM). Misi ini bertujuan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat kepulauan.

Kegiatan pelepasan dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, S.E., M.M., Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Novyanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan dan para pemangku kepentingan sektor keuangan.

Dalam sambutan Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Dr. Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP., M.Tr.Opsla., yang dibacakan Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., disampaikan bahwa Rupiah bukan sekadar alat transaksi ekonomi, melainkan simbol identitas bangsa dan manifestasi kedaulatan negara. Berkibarnya Merah Putih dan beredarnya Rupiah di pulau-pulau terluar merupakan bukti nyata bahwa wilayah tersebut adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga :  Innalillahi waiinna ilayhi rajiun, Telah Berpulang ke Rahmatullah Mantan Rektor IKIP/UNM Periode 1982-1991, Prof. Dr. H. Paturungi Parawansa

“Dalam menyukseskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, TNI Angkatan Laut akan menggunakan KRI Marlin-877. Kapal ini merupakan salah satu ujung tombak TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugas menjaga keamanan laut di wilayah kerja Koarmada RI, termasuk di perairan Provinsi Sulawesi Selatan dan sekitarnya,” ungkap Dankodaeral VI saat membacakan sambutan Asops Kasal.

Prosesi pelepasan berlangsung meriah dan penuh makna, diawali dengan penampilan Tari Pakarena sebagai tarian tradisional khas Sulawesi Selatan, dilanjutkan dengan penyematan rompi ERB dan pemberian cinderamata. Puncak acara ditandai dengan pelepasan tali tambat kapal oleh Dankodaeral VI bersama unsur Forkopimda Sulawesi Selatan sebagai simbol dimulainya pelayaran misi Rupiah Berdaulat 2026.

Baca Juga :  Prof.KH.Hamzah Harun Doakan Konferwil GP Ansor di Asrama Haji Sukses

Selain pelayaran menggunakan KRI Marlin-877, kegiatan ini juga diramaikan dengan pelepasan komunitas Vespa ART Scooter Indonesia yang melaksanakan ekspedisi menuju Desa Kulo, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut bertujuan menarik dan mengumpulkan uang logam serta uang kertas yang sudah tidak layak edar. Suasana semakin semarak dengan penampilan tari tradisional Paraga dan Marching Band Taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Kodaeral VI, Kakudam XIV Hasanuddin, Kaku Kodau II, Kabid Keu Polda Sulsel, Jaksa Fungsional Bidang Datun Kejati Sulsel, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Sulsel, para PJU dan Kadis/Kasatker Kodaeral VI, Pabandya Opsla Ban II Ops Sopsal, Komandan KRI Marlin Satrol Kodaeral VI, Kepala KPW LPS III Makassar, Kepala KPW BPK RI Provinsi Sulsel, para pimpinan perbankan, serta Kepala OJK Regional 6 Sulampua yang diwakili Deputi Direktur OJK. Melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan negara, memperkuat sistem pembayaran nasional, serta menghadirkan Rupiah sebagai simbol persatuan hingga pelosok Nusantara. (Rls/Ans/Why)

Berita Terkait

Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Makassar Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran
Jadwal Pelantikan PWI Sulsel 2026–2031 di Hotel Claro Makassar + Daftar Lengkap Pengurus Baru
Serahkan Rp101 Juta, Usman Sofian Sebut, BAZNAS Alirkan Zakat Tepat Sasaran
Sambut Gagasan Walikota Makassar, BAZNAS, Bappeda dan Tim Ahli Pemkot Makassar Rakor
Tim Ahli Walikota Minta BAZNAS Makassar Jaga ‘Trust’
Murid SD Muhammadiyah Terima Bantuan Pendidikan BAZNAS, Satunya Anak Tukang Gojek
23 Sekolah Adu Ketangkasan PBB di Kodaeral VI Memperebutkan Piala Panglima TNI
Wakil Ketua IV BAZNAS Konsolidasi Internal dengan Staf

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Melintasi Lautan demi Rupiah Berdaulat, Kodaeral VI dan BI Distribusikan 25 M Rupiah Ke Wilayah 3T Sulawesi Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Makassar Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Jadwal Pelantikan PWI Sulsel 2026–2031 di Hotel Claro Makassar + Daftar Lengkap Pengurus Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Serahkan Rp101 Juta, Usman Sofian Sebut, BAZNAS Alirkan Zakat Tepat Sasaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Sambut Gagasan Walikota Makassar, BAZNAS, Bappeda dan Tim Ahli Pemkot Makassar Rakor

Berita Terbaru