Bersihkan Rumah Roboh Dan Perbaiki Pagar Gereja, Wujud Nyata Bhakti TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu di Tengah Masyarakat Terdampak Gempa Di Sulteng

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu, Sulawesi Tengah (KabarPROFESIANA.co.id)– Di bawah cahaya lampu sorot dan semangat yang tak pernah padam, Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam TNI AL Kodaeral VI Komando Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Palu turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan nyata bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah, Rabu Malam (17/06/2026).

Guncangan gempa yang terjadi sebelumnya meninggalkan luka dan kerusakan nyata di sejumlah titik pemukiman. Beberapa rumah warga runtuh total, menyisakan puing-puing material yang menutup akses jalan sekaligus menjadi ancaman keselamatan jika tidak segera ditangani.

Terlihat, Personel Satgas tersebut melaksanakan pembersihan sisa bangunan rumah warga yang roboh akibat guncangan gempa, berlokasi di Desa Uenuni, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi Biromaru, Provinsi Sulawesi Tengah.

Tanpa menunggu perintah panjang atau menunggu siang hari tiba, Tim Satgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu langsung bergerak masuk ke lokasi terjauh sekalipun, mengangkat puing bata, kayu dan besi dengan penuh kehati-hatian, sekaligus memastikan tidak ada barang berharga milik warga yang masih tertimbun di dalam reruntuhan.

Baca Juga :  PKKMB Prodi PGSD Jurusan Pendidikan dan Keguruan FKIP Unsulbar 2026: Pendidik Malqbiq Menuju Keberagaman dan Generasi Humanis

Setelah memastikan pembersihan di pemukiman berjalan tertib dan aman, tim kemudian beralih menangani ancaman bahaya lain yang tak kalah mengkhawatirkan yaitu pagar bangunan Gereja Kebangunan Kalam Allah (GKKA) di wilayah yang sama miring parah akibat guncangan gempa.

Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya, karena struktur pagar sudah tidak stabil dan setiap saat bisa roboh menimpa rumah-rumah warga yang berada tepat di sebelahnya. Tanpa membuang waktu, personel segera merobohkan pagar tembok tersebut dan memastikan pagar tersebut tidak lagi membahayakan keselamatan jiwa warga sekitar, baik yang beribadah maupun yang bertempat tinggal di sekitarnya.

Komandan Lanal (Danlanal) Palu Kolonel Marinir M. Ali Wardhana, S.E., M.Tr.Opsla., M.M., yang memantau langsung jalannya kegiatan di lapangan menyampaikan bahwa kehadiran TNI Angkatan Laut di tengah bencana adalah bagian tak terpisahkan dari tugas dan pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.

Baca Juga :  Rektor UNM dan Bupati Takalar Teken Kerja Sama di Bidang Tridharma Perguruan Tinggi

“Bagi TNI Angkatan Laut, tugas kami tidak hanya berhenti pada menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan. Lebih dari itu, kami adalah bagian dari masyarakat itu sendiri. Ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah, maka penderitaan mereka adalah penderitaan kami juga, dan kewajiban kami untuk hadir paling depan, paling cepat, dan bekerja sekuat tenaga untuk meringankan beban mereka”, ujar Danlanal Palu.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bergandengan tangan, karena kekuatan terbesar kita dalam bangkit dari bencana adalah persatuan dan gotong royong kita semua”, ungkapnya.

Sampai berita ini diturunkan, Tim Satgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AL Kodaeral VI Lanal Palu masih terus bertugas di lapangan, memantau titik-titik kerusakan lain dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja, ketertiban, serta kehati-hatian tinggi agar penanganan bencana berjalan efektif dan tidak menimbulkan risiko baru. (rls/why/ans)

Berita Terkait

DIPA Unsulbar 2026 Dorong Penguatan Kemitraan Sekolah melalui Pembelajaran Kontekstual di SDN 18 Deteng-Deteng
PGRI Cabang Khusus UNIMEN Resmi Terbentuk, Rektor Dorong Kolaborasi Dosen dan Guru Melalui Seminar dan Program Magister
PKKMB Prodi PGSD Jurusan Pendidikan dan Keguruan FKIP Unsulbar 2026: Pendidik Malqbiq Menuju Keberagaman dan Generasi Humanis
PGSD FKIP Unsulbar Gelar Pengabdian Kemitraan, Dorong Smart School Berbasis AI di SDN 18 Deteng-Deteng
PPK Ormawa BEM FMIPA UNM Gelar Pelatihan Pembuatan Pelet dari Limbah Rajungan
Pengurus IKA SMAN 3 Gowa Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Rapat Kerja Tegaskan Arah Organisasi dari Silaturahmi Menuju Kontribusi
Perkuat Kompetensi Guru, Tim PKM UNM Latih MGMP Matematika Sidrap Mengembangkan Bank Soal HOTS berbasis Gen-AI
LPPM UIN Sunan Kalijaga dan KUA Kokap Gelar Pelatihan Penyusunan Teks Ceramah Moderat bagi Pemuka Agama Lintas Iman

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:50 WIB

DIPA Unsulbar 2026 Dorong Penguatan Kemitraan Sekolah melalui Pembelajaran Kontekstual di SDN 18 Deteng-Deteng

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:15 WIB

PGRI Cabang Khusus UNIMEN Resmi Terbentuk, Rektor Dorong Kolaborasi Dosen dan Guru Melalui Seminar dan Program Magister

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:55 WIB

PGSD FKIP Unsulbar Gelar Pengabdian Kemitraan, Dorong Smart School Berbasis AI di SDN 18 Deteng-Deteng

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:01 WIB

PPK Ormawa BEM FMIPA UNM Gelar Pelatihan Pembuatan Pelet dari Limbah Rajungan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Pengurus IKA SMAN 3 Gowa Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Rapat Kerja Tegaskan Arah Organisasi dari Silaturahmi Menuju Kontribusi

Berita Terbaru