CUNDA, AYVALIK, BALIKESIR TURKI (Kabar PROFESIANA.co.id) —Konferensi internasional bergengsi International Conference on Educational Technology and Online Learning (ICETOL) kembali digelar pada 26–29 Agustus 2025 dengan tema “Empowering Learners: Adaptive Learning Environments and the Role of AI in Education.” Kegiatan ini dihadiri para pakar pendidikan, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara, serta mendapat dukungan dari sejumlah universitas ternama, antara lain Anadolu University, Balıkesir University, Open University (UK), Ohio State University, FHM Online-University, Universidad De Burgos, University of South Africa, dan EDTECH-U.
Dalam forum akademik internasional tersebut, dua dosen dari universitas Muhammadiyah di Indonesia turut ambil bagian sebagai pemakalah. Ketua Program Studi Magister Pedagogi Universitas Muhammadiyah Palopo, Harmita Sari, M.Pd., Ph.D, mempresentasikan riset kolaboratif bersama Professor Liu, Ming-Chou (National Dong Hwa University, Taiwan), Dr. Maulina, M.Pd. (Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia), serta Mehmet Cuma Tahiroğlu (Kocaeli University, Türkiye). Penelitian mereka berjudul “The Role of Socio-Cultural on Online Learning Performance: The Role of Students’ Experience and Interaction” yang membahas bagaimana faktor sosial-budaya memengaruhi kinerja pembelajaran daring melalui pengalaman dan interaksi mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Maulina, M.Pd., juga turut mempresentasikan riset kolaborasi berjudul “Gender Differences in Attitudes towards Technology in Education: A Comparative Study of Muhammadiyah Universities in Indonesia and NEUST, Philippines.” Penelitian ini dilakukan bersama Dr. Ummi Khaerati Syam, M.Pd. (Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia), Harmita Sari, M.Pd., Ph.D. (Universitas Muhammadiyah Palopo, Indonesia), Rosenell B. Flores, dan Arnie C. Osabel (Nueva Ecija University of Science and Technology, Filipina).
Keterlibatan para dosen Muhammadiyah dalam konferensi internasional ini menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi Muhammadiyah dalam kancah akademik global, khususnya dalam isu-isu strategis terkait teknologi pendidikan, pembelajaran adaptif, dan pemanfaatan kecerdasan buatan di dunia pendidikan.
Di sela-sela kegiatan konferensi, dirangkaikan pula dengan acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), yaitu antara Universitas Muhammadiyah Palopo dan ICETOI Turkiye serta Universitas Muhammadiyah Kendari dan ICETOI Turkiye. (Har/Ans/Why)













