BARRU, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Titik akhir perjalanan safari kunjungan kerja Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) beserta jajaran pimpinan di Kabupaten Barru. Waktu sekira pukul 14.30 Wita rombongan UNM memasuki halaman Kantor Bupati Barru. Di teras pintu masuk, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. menyambut dan menyalami Plt. Rektor UNM dan jajaran pimpinan.
Jamuan makan dan minum di ruang tamu disertai cerita ringan dari Bupati Andi Ina Kartika Sari menunjukkan keakraban mendalam dengan Plt. Rektor UNM, Prof.Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. Tidak berselang lama, cerita dan canda tawa dialihkan ke ruang tengah untuk santap siang bersama. Penerimaan yang sangat sejuk dan bersahaja.
Seusai santap siang bersama, Bupati Barru dan Plt. Rektor UNM beriringan menuju Baruga Singkerru Ada’e di samping kiri Rumah Jabatan Bupati Barru. Di dalam ruangan sudah menanti mahasiswa KKN UNM Reguler dan Terpadu Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang ditempatkan di Kecamatan Tanete Riaja dan Tanete Rilau.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. dalam sambutannya menyatakan sangat gembira dan bahagia karena mahasiswa KKN UNM telah berpartisipasi dan mengambil bagian dalam pembangunan di Kabupaten Barru. Program kerja yang dilaksanakan sangat membantu program pemerintah.
Melalui kesempatan pemaparan program kerja KKN UNM yang ditempatkan di Kabupaten Barru, Bupati Andi Ina Kartika Sari yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan tidak dinyana memberikan motivasi ke mahasiswa dengan penuh semangat.
“Anak-anakku mahasiswa, ayo semangat dalam meraih masa depan yang lebih baik. Mari melakukan kegiatan positif yang dapat dirasakan manfaatnya. Tinggalkan kegiatan negatif. Tinggalkan hal yang tidak penting, seperti bergaul dengan orang-orang yang ingin merusak kehidupan masa depanmu. Ke depan, tantangan hidup semakin berat. Isi dan pahami teknologi, apa yang terjadi di dunia sekarang, banyak membaca. Bagaimana anak-anakku membentuk diri. Siapkan diri untuk mengambil estafet kepemimpinan,” ajaknya dengan serius.
Ia menambahkan bukan tidak mungkin anak-anakku mahasiswa KKN UNM, ada yang jadi pemimpin, seperti presiden, gubernur, bupati, atau pemimpin lainnya. Bukan hal yang tidak mungkin.
Sambil bernostalgia, Bupati Barru mengisahkan tidak menyangka kalau waktu itu ia selalu menjadi “sopir” bagi Ibunya yang anggota DPRD Sulawesi Selatan. Setiap ada rapat di Rumah Jabatan Ketua DPRD, dia dengan senang hati mengantar dan menunggu ibunya di parkiran. Ia pun tidak pernah bermimpi, ternyata kelak dia juga tidur di Rumah Jabatan karena jadi Ketua DPRD Sulawesi Selatan.
“Saya pun menjadi bupati bahkan sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan tidak pernah ada di pikiran saya. Mimpi pun tidak pernah. Alhamdulillah, saya ditakdirkan jadi Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan perempuan pertama dan Bupati Barru perempuan pertama,” jelasnya.
Bupati Andi Ina Kartika Sari menegaskan masa depan tidak lahir begitu saja. Semua kerja proses. Kesuksesan dicapai tidak seperti membalik telapak tangan. Saya seperti sekarang karena saya berproses. Jangan andalkan nama besar orang tua. Sebab, kalau jatuh akan sakit. Sebaliknya, jika kita sendiri berjuang, kalau sakit maka jatuhnya tidak pernah sakit. Malah jadi tantangan untuk jauh lebih baik.
“Hormati orang tua di rumah dan hargai dosenmu di UNM. Sebab, semua jadi tempat rahmat dan ridho dari Allah Swt. Jika kau berhadapan orang tua, maka tidak ada benarnya anak. Jangan anggap warisan sebagai modal. Kejarlah pendidikan yang layak. Pendidikan adalah kekayaan yabg tidak pernah habis,” pungkasnya menasihati.
Sementara itu, Prof.Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. mengucapkan terima kasih kepada Bupati Barru,
jajaran pimpinan, dan masyarakat yang telah menerima baik mahasiswa KKN UNM. Hal ini terbukti laporan pelaksanaan program kerja dari koordinator kabupaten yang secara detail per desa menunjukkan bahwa keberadaan mahasiswa KKN UNM di desa dan sekolah mendapat dukungan dan fasilitas sehingga berjalan lancar dan sukses.
“Kehadiran mahasiswa KKN hendaknya menjadi spirit, inspirasi, dan model sehingga dapat terus memperkuat kapasitas diri yang berdampak luas. Kerja sama merupakan energi untuk berinovasi, berkolaborasi, dan saling mendukung,” ujar Prof. Farida Patittingi.
Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini menjelaskan UNM merupakan universitas hebat. Capaian prestasi UNM, seperti penerima SNBP terbanyak ke-4 nasional dan penerima KIP-K terbesar ke-5 se-Indonesia.
“UNM memiliki karakter kependidikan. Karena itu, UNM siap membantu mengatasi anak yang tidak sekolah. UNM bisa hadir di Barru untuk peningkatan kapasitas dan kualitas SDM, kolaborasi riset, dan pengabdian. UNM juga siap memberi afirmasi kepada anak-anak berprestasi untuk didik menjadi dokter,” ajak Prof. Farida Patittingi kepada Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si.
Koodinator Kabupaten Barru, Andi Rian menyampaikan beberapa program kerja unggulan mahasiswa KKN Reguler dan Terpadu, di antaranya penyuluhan pencegahan stunting, edukasi pangan lokal kelor, website sumber info desa, penanaman bibit mangrove, tanaman obat keluarga, menabung sejak kecil, pembenahan instalasi listrik sekolah, English Learning Kit, desa tangguh, kreasi tempat sampah, dan rivitalisasi majalah dinding sekolah.
Ketua Pusat KKN-PPM UNM, Dr. Suarlin, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada Bupati Barru atas dukungan terhadap mahasiswa KKN UNM. Ia juga meminta maaf jika mahasiswa berbuat kesalahan. Katanya, kesalahan itu biar jadi tanggung jawabnya agar ke depan dilakukan perbaikan.
Acara ditutup dengan pembacaan puisi oleh Faisal, salah seorang kepala sekolah dan Prof. Farida Patittingi. Kebersamaan itu dilengkap dengan foto bersama pimpinan, dosen pendamping lapangan, dan mahasiswa.
Sumber foto: Humas Pemkab Barru. (Ans/Why)













