MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)— Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) bersinergi dengan lembaga otoritas keuangan nasional menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Road to Pekan Reksa Dana”. Acara yang berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, di Ruang Senat FBS UNM ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mendalami instrumen investasi dan pasar modal.
Sejumlah pakar hadir sebagai narasumber utama, di antaranya Kepala Direktorat Pengawasan LJK Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Bapak Arif Machfoed, serta Manajer Senior Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi Pasar Modal Regional OJK, Ibu Bunga Wahyuni. Hadir pula Deputi Kepala Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Kantor Perwakilan BEI, Ahmad Irfan Ibrahim, Dewan Presidium APRDI, Bapak Marsangap, P. Tamba , serta Ibu Merri Putri R Sirait dari PT Inovasi Finansial Teknologi Makmur (Makmur).
Wakil Dekan Bidang Pengembangan dan Kerjasama FBS UNM, Samsidar, S.Pd., M.Ed. TESOL, Ed.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi keuangan kini menjadi kecakapan hidup (life skill) yang krusial bagi mahasiswa. Menurut beliau, pemahaman mengenai reksa dana, saham, dan peran OJK bukan sekadar pengetahuan tambahan, melainkan instrumen penting untuk kemandirian di masa depan.
“Ini adalah peluang luar biasa bagi mahasiswa untuk mengenal literasi keuangan. Kecakapan dalam mengelola ekonomi adalah bagian dari gaya hidup dan kebutuhan untuk bertahan hidup (survive). Sama halnya dengan kemampuan berbahasa yang kalian pelajari untuk berkarier, pemahaman praktis tentang investasi adalah kecakapan hidup yang menentukan masa depan,” ujar Bapak Samsidar.
Lebih lanjut, beliau mengungkapkan rencana strategis fakultas untuk menghadirkan ruang khusus sebagai perpanjangan tangan Bursa Efek Indonesia di lingkungan kampus. Fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan mahasiswa untuk belajar dan mempraktikkan langsung instrumen investasi secara aman tanpa harus meninggalkan area fakultas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa FBS UNM diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang bahasa dan sastra, tetapi juga memiliki kesadaran finansial yang tinggi serta mampu memanfaatkan instrumen pasar modal secara bijak dan cerdas. (Den/Ans/Why)


























