Poltekpar Makassar Dorong Pengembangan Geopark Maros-Pangkep Melalui Program PKM Berbasis Masyarakat

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAROS-PANGKEP, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada penguatan kawasan Geopark Maros–Pangkep.

Kegiatan ini didanai oleh Politeknik Pariwisata Makassar, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, dan dilaksanakan dalam rangka mendorong pengelolaan desa wisata berbasis ekowisata serta pemberdayaan masyarakat lokal.

Sekretaris P3M, Dr. Muh. Yahya, M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dengan survei lapangan dan persiapan pada 17 April 2026. Selanjutnya, pelaksanaan PKM dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu:

• 18 April 2026 di Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dengan tema:

“Tata Kelola Kawasan Wisata Geopark untuk Pengelolaan Desa Wisata Ekowisata dan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism/CBT)”

• 19 April 2026 di Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros dengan tema:

“Pengelolaan Potensi Alam dan Budaya Desa dalam Menunjang Pengembangan Desa Wisata Ramah Lingkungan”

Baca Juga :  Kepala LP2M Universitas Khairun Ternate Bangga, Sebanyak 45 Proposal Dosen Universitas Khairun Lolos Didanai Kemdiktisaintek Tahun 2025

Total peserta mencapai 70 orang, dengan masing-masing lokasi diikuti oleh 35 peserta. Mayoritas peserta merupakan perempuan/ibu rumah tangga serta pemuda yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber eksternal, yaitu Muliati, SE., MM (Kepala Kelurahan Balleangin) dan Hasrul, SE., MM (Sekretaris Desa Tunikamaseang). Selain itu, narasumber internal dari dosen Poltekpar Makassar turut berkontribusi, yaitu Dr. Windra Aini, MM; Muh. Rusdi, M.Hum; Mukarramah Machmud, M.Pd; serta Rani Dian Aryani Rasyid, MM.

Kepala P3M Poltekpar Makassar, Prof. Ilham Junaid, Ph.D, mewakili Direktur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Ia menegaskan bahwa keberadaan Geopark Maros–Pangkep tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat lokal.

Menurutnya, pengembangan geopark ke depan harus mengedepankan aspek edukasi dan konservasi agar berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi model sinergi ideal dalam mendorong pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan prinsip keberlanjutan.

Baca Juga :  Seminar Nasional Transformasi City Gallery sebagai Ruang Inklusif Sukses Digelar Unkhair, Pemkot Ternate, dan JKPI

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Iman Takbir, S.STP., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya. Kehadiran Poltekpar Makassar melalui program PKM dinilai sebagai bentuk kolaborasi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di kawasan Geopark Maros–Pangkep.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai wawasan dan pengetahuan praktis dari para narasumber. Selain itu, P3M juga memberikan dukungan berupa souvenir seperti topi dan baju yang didesain khusus sebagai media promosi Geopark Maros–Pangkep, serta pembuatan papan informasi yang akan dipasang di masing-masing lokasi kegiatan.

Melalui kegiatan ini, Poltekpar Makassar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam pengembangan pariwisata yang inklusif, berbasis masyarakat, serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan budaya. (Rls/Ans/Why)

Berita Terkait

Porprov Sulsel 2026, Gowa Target Lima Besar
Gelar Penyamaan Persepsi Auditor AMI, LPMPP Unkhair Ternate Perkuat Budaya Mutu Perguruan Tinggi
FKIP UNSULBAR Perluas Dampak Pengabdian, 451 Mahasiswa dan Dosen Bergerak Tangani Anak Tidak Sekolah
Menembus Batas Hingga ke Papua, Muh. Afdhal, S.K.M., M.Kes, Dosen Adminkes FIKK UNM di Daulat Sebagai Pemateri Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kompetensi Kader Posyandu Bagi 50 Kader Posyandu
MTQ Nasional XXXI di Semarang, Gubernur Kaltara Minta Kafilah Tampil Maksimal dan Jaga Nama Daerah
FKIP UNSULBAR Resmi Launching Unit Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat 
Sinergi Tokoh Muda Kaltara dan PWI Sulsel: Pendidikan Jadi Kunci Utama Pembangunan Daerah
UPA BK Unkhair Ternate Gelar Asesmen Psikologis bagi 100 Mahasiswa Penerima KIP Kuliah: Dukung Keberhasilan Studi, Perencanaan Karier, dan Pencapaian IKU

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:08 WIB

Porprov Sulsel 2026, Gowa Target Lima Besar

Minggu, 13 September 2026 - 15:14 WIB

FKIP UNSULBAR Perluas Dampak Pengabdian, 451 Mahasiswa dan Dosen Bergerak Tangani Anak Tidak Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 11:39 WIB

Menembus Batas Hingga ke Papua, Muh. Afdhal, S.K.M., M.Kes, Dosen Adminkes FIKK UNM di Daulat Sebagai Pemateri Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kompetensi Kader Posyandu Bagi 50 Kader Posyandu

Minggu, 13 September 2026 - 07:37 WIB

MTQ Nasional XXXI di Semarang, Gubernur Kaltara Minta Kafilah Tampil Maksimal dan Jaga Nama Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 07:13 WIB

FKIP UNSULBAR Resmi Launching Unit Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat 

Berita Terbaru

Daerah

Porprov Sulsel 2026, Gowa Target Lima Besar

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:08 WIB